Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Atasi Kejenuhan, Gubernur Bali Imbau Pengungsi Lebih Aktif

Selasa, 5 Desember 2017, 09:16 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang hingga saat ini berada pada level IV (Awas) membuat masyarakat yang berada di radius terdampak harus berada di pengungsian lebih lama. Tentu hal tersebut akan membuat para pengungsi bosan dan jenuh akan kondisi Gunung Agung yang belum diketahui kapan selesai terjadi erupsi.
 
Untuk itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengimbau para pengungsi untuk lebih aktif dan melakukan kegiatan yang bermanfaat agar kejenuhan selama di pengungsian bisa terhilangkang.
 
[pilihan-redaksi]
“Para pengungsi pasti jenuh, coba lebih aktif lagi dan lakukan kegiatan positif yang bisa bermaanfaat selama di pengungsian. Contohnya membuat kerajinan, membuat anyaman. Nanti akan kita koordinasikan dengan bidang industri kerajinan dan pariwisata,” ujar Pastika kepada awak media saat berkunjung ke Pos Pantau Gunung Agung, Rendang, Karangasem Senin (4/12).
 
Ditambahkan Pastika, kejadian ini belum diketahui hingga sampai kapan akan berakhir. Tentu hal ini akan mengganggu mata pencaharian masyarakat, sehingga akan menjadi masalah untuk jangka panjangnya.
 
"Kita semua tidak tau kapan semua ini akan berakhir, yang pasti kita harus tetap waspada dan menjaga diri serta keluarga lainnya. Belum pastinya kapan Gunung Agung akan selesai erupsi atau meletus, membuat kita harus menjadi lebih lama di pengungsian, tentu kita semua harus memikirkan juga jangka panjangnya nanti seperti apa. Karena ini terkait dengan pasokan logistik, mata pencarian dan yang lainnya,” tegasnya. [bbn/prov/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami