Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 2 Juli 2026
Kurir Sabu Setengah Kilogram Dibekuk di Depan Polsek Negara
Kamis, 7 Desember 2017,
05:16 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perburuan terhadap masuknya narkoba ke Bali gencar dilakukan Tim Opsnal Dit Resnarkoba Polda Bali dan Satgas Counter Transnational Organize Crime. Dalam sebuah penyergapan di depan Polsek Negara, Jembrana, Jumat (1/12) 01.30 dinihari, tim gabungan menyita sabu sebanyak 563,80 gram tersimpan di bawah dashboard samping filter ac mobil Ertiga DK 1932 CH.
Barang haram senilai Rp 600 juta itu didatangkan seorang kurir narkoba, bernama Jerrico Roni (32), dari Surabaya, Jawa Timur, dengan mengendarai mobil Ertiga DK 1932 CH. Diduga kuat, sabu yang dikemas dalam 6 paket tersebut akan diedarkan pada malam tahun baru.
Menurut Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko, keberhasilan menggagalkan penyelundupan sabu masuk ke Bali bermula informasi masuknya narkoba melalui Pelabuhan Gilimanuk. Tim gabungan kemudian bergerak cepat mendeteksi mobil tersebut dan menghadangnya di depan Polsek Negara, Jembrana, Jumat (1/12).
Selama satu jam membongkar bagian mobil Ertiga DK 1932 CH, akhirnya usaha petugas membuahkan hasil. Setelah dibongkar petugas menemukan sabu seberat 563,80 gram disembunyikan di bawah dashboard samping filter ac. “Sabu didatangkan dari Surabaya, Jawa Timur. Di mobil kami temukan sabu setengah kilogram di bawah dashboard disampingi filter ac mobil," terangnya.
Meski ditemukan sabu di dalam mobil, pemilik mobil, Jerrico Roni membantah memiliki sabu itu miliknya. Selama menjalani pemeriksaan, pria asal Pupuan Tabanan, tidak kooperatif.
“Tersangka berdalih mobil yang digunakan adalah pinjaman dari seseorang,” ungkap AKBP Sudjarwoko. Walau tidak mengakui perbuatannya, Jerrico ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil penyelidikan, interograsi awal dan pemeriksaan barang bukti serta gelar perkara.
Pihaknya mengklaim bahwa penetapan tersangka sudah berdasarkan pembuktian yang cukup tanpa harus menunggu pengakuan tersangka yang sejauh ini tidak kooperatif dalam pemeriksaan. "Dari keterangannya, dia mengaku berangkat ke Surabaya untuk berjalan-jalan seorang diri dengan mengendarai mobil itu. Pekerjaannya sebagai sopir pariwisata," ucapnya.
Perwira asal Solo, Jawa Tengah ini menduga tersangka mencoba memanfaatkan situasi terkini Bali yang diguncang dengan bencana erupsi Gunung Agung dan penghujung tahun. Tersangka mengira kondisi tersebut bisa memecah konsentrasi para petugas kepolisian dalam menjaga pintu keluar-masuk Bali.
"Pelaku merasa petugas banyak berkonsentrasi dalam penanganan Gunung Agung dan persiapan Natal dan Tahun Baru, dirasa kurang ketat penjagaan pelabuhan. Tapi nyatanya, kami mampu menggagalkannya," bebernya.
AKBP Sudjarwoko menerangkan setelah diperiksa, Jerrico mengaku disuruh oleh seorang Bandar yang masih dicari keberadaannya, diduga kuat jaringan Lapas Kerobokan. [bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026