Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Kunjungan Wisatawan Menurun, Permintaan Elpiji Ikut Turun
Sabtu, 23 Desember 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ada penurunan permintaan elpiji, mulai dari elpiji 3 kg, 5 kg, 10 Kg sampai elpiji 50 kg di Bali.
Kondisi tersebut menurut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Jumat,(22/12) di Mangis, Karangasem, disebabkan dampak turunnya kunjungan wisatawan ke Bali, yang menyebabkan beberapa sektor bergerak di bisnis Pariwisata terutama yang membutuhkan elpiji ikut turun.
"Memang ada penurunan permintaan elpiji saat ini, akan tetapi persentasenya tidak terlalu jauh. Mulai turunya penjualan elpiji 3kg yang turun, akan tetapi tidak terlalu drastis yaitu sekitar 1%, elpiji 5 sampai 12 kg turun kurang lebih 10%. Sedangkan untuk elpiji 50 kg belakangan turun mencapai 19%. Kondisi ini merupakan dampak dari turunya kunjungan wisatawan ke Bali," jelasnya.
Dia menyampaikan, untuk stok BBM secara Nasional saat ini rata-rata stoknya 20 sampai 25 hari. Perhitunganya dari pix penggunaan, mulai dari penggunaan tertinggi 20 sampai 25 hari.
"Untuk BBM di tingkat Nasional turun, akan tetapi tidak terlalu banyak hanya sekitar 7%, sedangkan untuk elpiji 15 hari kenaikan kira-kira 3 sampai 4% untuk Nasional," ujarnya.
Masih dalam waktu dan kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran PT. Pertamina Persero Muchamad Iskandar mengatakan, kebutuhan BBM di Bali secara total Gasolin seperti, Premium, Pertalate dan Pertamax, Pertamax Turbo sebesar 2.500 kl perhari. Sedangkan untuk Solar kurang lebih 500 kl perhari.
"Pemenuhan pasokan BBM di Bali diatas 25 hari," ucapnya.
Selanjutnya dirinya menyampaikan, terkait antisipasi sepekulan untuk elpiji telah disiapkan antisipasi di SPBU. Dengan cara, di SPBU setok elpiji akan dipenuhi. Meskipun nantinya ada sepekulan yang memainkan harga akan tetapi, masyarakat tetap akan menperoleh harga setandar dibawah control Pertamina.
"Dengan adanya hal tersebut kami harapkan, sepekulan tidak akan berani memaikan harga. Itu yang kami lakukan saat ini, sebagai upaya antisipasi terkait sepekulan tersebut," cetusnya.
Sembari Iskandar menambahkan, operasi pasar juga merupakan salah satu momentum jika ada indikasi masyarakat memang membutuhkan disitu. Nantinya tentu, akan dilakukan penambahan pasokan melalui oprasi pasar tersebut.
"Peran komunikasi sangat diperlukan dalam hal ini. Selain itu untuk persiapan yang kami lakukan saat ini tentu tetap seperti apa yang telah dilakukan pada persiapan di tahun-tahun sebelumnya. Tetap itu, tidak boleh lengah," tutupnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5450 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3470 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2301 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1098 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026