Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Superman, Batman, Hingga Sinterklas Bersihkan Sampah Pantai Kuta

Rabu, 27 Desember 2017, 21:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung memiliki cara unik, menghibur para wisatawan di pantai Kuta. Delapan tokoh Super Hero dan satu Sinterklas dilibatkan untuk membersihkan sampah kiriman di Pantai Kuta, Bali, Rabu (27/12/2017). 
 
Para tokoh super hero mulai Superman, Batman, hingga spiderman ini membaur bersama 400 petugas, menyisir puluhan ton sampah kiriman yang membanjiri Pantai Kuta. Mereka terlihat menyapu sampah menggunakan alat khusus. Kemudian dikumpulkan di beberapa titik untuk kemudian diangkut. 
Sementara itu sinterklas terlihat mondar-mandir mengendarai loader untuk menaikkan sampah ke truk-truk yang telah disiapkan.
 
Kepala Dinas Lingkugan Hidup dan Kebersihan Badung, I Putu Eka Mertawan mengaku sengaja menghadirkan petugas berkostum Superhero dan Sinterklas untuk menghibur wisatawan yang berkunjung. Selain menghibur, mereka memberi contoh upaya memerangi sampah.
 
"Sengaja kita hadirkan sosok superhero dan sinterklas, karena bersamaan dengan momen Natal dan Tahun Baru," jelas Mertawan.
 
Sebagaimana dijelaskan, Pantai Kuta menjadi langganan sampah kiriman setiap musim barat. Selain Pantai Kuta, Pantai Kedonganan yang letaknya di sisi selatan Pantai Kuta juga menjadi sasaran sampah.
 
"Tidak bisa dihindari karena ini fenomena alam yang rutin terjadi setiap tahun mulai Oktober sampai April tahun berikutnya," kata Mertawan.
 
Setiap hari tim DLHK Badung harus mengangkut ratusan ton sampah. Untuk Pantai Kuta rata-rata 25 ton, sedangkan pantai Kedonganan mencapai lebih dari 100 ton tiap harinya.
 
DLHK sendiri fokus menangani sampah dalam 1,5 bulan terakhir. Setelah dibersihkan, biasanya sampah baru datang lagi terbawa arus laut. Karena itu, untuk menjaga kenyamanan wisatawan, DLHK bekerja setiap hari mengangkut berton-ton sampah untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
 
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin, menangani dampak fenomena sampah kiriman ini. Bahkan saya siap berkantor di pantai Kuta atau Kedonganan," pungkas Mertawan.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami