Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 April 2026
Arti Topeng Menurut Masyarakat Bali
Rabu, 3 Januari 2018,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beberapa pertunjukan seni di Bali kerap memakai topeng sebagai salah satu sarana. Namun, tahukah semeton mengapa masyarakat Bali memilih topeng sebagai sarana pendukung tarian?.
Di Bali kata topeng berarti tutup atau tapel, suatu benda atau alat penutup muka. Pada zaman primitif (Pra-Hindu) kehidupan orang-orang di Bali dipengaruhi oleh keadaan alam sekitarnya. Ritme alam mempengaruhi ritme kehidupan mereka. Tari-tarian mereka menirukan gerak-gerak alam sekitarnya seperti alunan ombak, pohon ditiup angin, gerak-gerak binatang dan lain sebagainya.
Pada zaman primitif, di mana orang masih percaya kepada animisme dan totemisme, orang-orang selalu memakai topeng kulit binatang untuk menghormati binatang totemnya. Topeng bertujuan untuk mengusir roh-roh jahat, topeng juga dipakai sebagai symbol dari raja-raja atau para leluhur yang dianggapnya mempunyai kekuasaan besar pada masa lampau.
Di Bali istilah topeng pertama dijumpai pada prasasti "Bebetin" pada caka 818 atau 896 tahun masehi, menyebutkan topeng sebagai partapuka, yaitu seni topeng atau perkumpulan topeng.
Di Bali saat ini, satu pertunjukan drama tari yang memakai topeng untuk menunjukkan bermacam-macam karakter seperti dewa-dewa, raja-raja, rakyat, binatang dan sebagaianya.
Berita Premium
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026