Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkot Denpasar Finalisasi SOP Mitigasi Bencana
Kamis, 4 Januari 2018,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kondisi Gunung Agung yang hingga kini masih menyandang status level IV (Awas) mempengaruhi berbagai sektor, tak terkecuali pariwisata. Karenanya, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata kota Denpasar serta pelaku pariwisata (Steakholder) mengupayakan berbagai cara untuk menjamin keberadaan wisatawan di Denpasar.
Salah satunya dengan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) Mitigasi Bencana ketika adanya kemungkinan penutupan Ngurah Rai, Denpasar akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung.
Hal tersebut diungkapkan Kadis Pariwisata Kota Denpasar, M A Dezire Mulyani ketika diwawancarai di kantornya, Kamis (4/1). Lebih lanjut Dezire mengatakan, saat ini pihaknya bersama Bali Tourism Hospitality (BTH) tengah melakukan finalisasi terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) Mitigasi Bencana seandainya terjadi penutupan Bandara Ngurah Rai akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung.
BTH sendiri merupakan perkumpulan pelaku (Steakholder) Pariwisata, Kementrian Pariwisata, Pemerintah Kabupaten/Kota dan instansi terkait guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung khususnya di sektor pariwisata.
“Saat ini SOP Mitigasi Bencana tentang penanganan wisatawan jika terjadi penutupan Bandara Ngurah Rai akibat adanya aktivitas Gunung Agung kini sedang di finalisasi dan SOP tersebut telah dilakukan simulasi beberapa waktu lalu, saat ini hanya menunggu untuk ditetapkan saja,” kata Dezire.
Dikatakan Dezire, Dinas Pariwisata Kota Denpasar yang bekerjasama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar telah menandatangani MOU sehingga wisatawan yang berada di Kota Denpasar saat bandara ditutup tetap mendapatkan pelayanan yang maksimal. “Seperti halnya memberikan fasilitas penginapan selama satu malam secara gratis dan memberikan harga terendah yang berlaku ketika wisatawan hendak memperpanjang kunjunganya di Bali saat bandara ditutup,” jelasnya.
Selain penginapan, Pemkot Denpasar yang bekerja sama dengan Perkumpulan Angkutan Wisatawan Bali (PAWIBA) turut menyediakan layanan transportasi secara gratis menuju Bandara terdekat. Seperti Bandara Internasional Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bandara Banyuwangi di Jawa Timur, Bandara Juanda di Jawa Timur dan Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta.
“Nantinya, untuk menuju bandara di luar Bali, wisatawan akan dikumpulkan di Hotel Inna Grand Bali Beach untuk selanjutnya bersama-sama menuju Bandara terdekat yang dituju,” ungkapnya. Desire menambahkan, saat ini zona bahaya Gunung Agung hanya berada di radius 8 Km hingga 10 Km sektoral. Sehingga Kota Denpasar masih tergolong aman bagi wisatawan untuk berwisata.
“Jadi wisatawan yang berada di Kota Denpasar tidak perlu panik jika terjadi kemungkinan terburuk terhadap aktivitas Gunung Agung, dan Pemkot Denpasar sudah siap terhadap kemungkinan terburuk serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan” pungkasnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026