Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menjelang Deportasi, 63 Warga China Cek Kesehatan

Selasa, 30 Januari 2018, 06:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sebelum dideportasi ke negaranya, 63 warga Negara asing asal China dan Taiwan yang ditangkap dalam kasus penipuan online jaringan internasional di tiga lokasi di Bali, menjalani cek kesehatan, Senin (29/1).
 
Cek kesehatan ini dilakukan sebagai wujud pelayanan dan kepedulian Polda Bali kepada para tersangka. Mereka diperiksa secara rutin oleh dokter dan tenaga medis dari Bid Dokkes Polda Bali di Gedung Direktorat Sabhara Polda Bali, Senin (29/1).
 
Tidak hanya pelayanan kesehatan, Polda Bali juga memberikan bantuan sosial kepada 45 tahanan laki-laki dan 18 wanita itu, berupa pakaian, celana, sandal, perlengkapan mandi dan berbagai kebutuhan lainnya sebelum dideportasi ke negaranya untuk menjalani proses hukum. Penyerahan bantuan sosial dilakukan oleh Analis Kebijakan Muda Bidang Sunluhkum Bidkum Polda Bali, AKBP Agustina Tareck, S.H.
 
Disela-sela kegiatan tersebut, Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si. memberikan motivasi agar para tersangka segera menyadari perbuatannya. 
 
“Saya berharap setelah menjalani seluruh proses hukum, kalian akan cepat menyadari kesalahan yang sudah diperbuat. Saya tidak ingin diantara kalian ada yang melakukan tindakan yang melawan hukum lagi yang dapat merugikan banyak orang,” pesannya.
 
Diberitakan, Tim Gabungan Mabes Polri dan Polda Bali berhasil mengamankan 63 Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam kasus penipuan online jaringan internasional. Mereka ditangkap secara bersamaan di empat TKP yang ada di wilayah Badung dan Denpasar pada Kamis (11/1/2018) lalu.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami