Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Sahabat Rizky Irmansyah Bantu Yayasan Bayi Telantar di Denpasar Rp1 Miliar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepedulian terhadap anak-anak terlantar kembali ditunjukkan Komunitas Sahabat Rizky Irmansyah Provinsi Bali. Komunitas tersebut menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar kepada Yayasan Metta Mama & Maggha yang berlokasi di Jalan Gunung Lawu, Pemecutan Klod, Denpasar Barat, Kamis (14/5/2026).
Dana bantuan itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas baru yayasan yang selama ini menjadi tempat perlindungan bagi bayi telantar dan ibu hamil yang mengalami persoalan sosial.
Kehadiran rombongan Sahabat Rizky Irmansyah diterima langsung oleh pimpinan yayasan, Vivi Monata Sandra. Penyerahan bantuan simbolis dilakukan Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya, yang hadir mewakili Rizky Irmansyah.
Dalam pesan tertulisnya, Rizky Irmansyah yang juga dikenal sebagai ajudan serta Sekretaris Pribadi Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak yang membutuhkan perhatian.
“Hari ini kami hadir bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk menyampaikan kasih sayang, kepedulian, dan harapan bagi anak-anak bayi telantar yang membutuhkan pelukan kehidupan,” ujar Rizky dalam pesannya.
Ia menilai Yayasan Metta Mama & Maggha telah menjalankan peran penting sebagai rumah perlindungan bagi anak-anak yang kehilangan dukungan keluarga. Menurut Rizky, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh kasih sayang, pendidikan, layanan kesehatan, dan masa depan yang layak.
“Kami percaya sekecil apa pun kebaikan yang diberikan hari ini akan menjadi harapan besar bagi kehidupan mereka di masa depan,” lanjutnya.
Sementara itu, De Gadjah mengatakan bantuan yang diberikan tidak semata dinilai dari nominalnya, namun dari niat tulus membantu sesama.
“Kami dari Sahabat Rizky Irmansyah mewakili Mas Rizky Irmansyah memberikan donasi sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan gedung. Yang dilihat bukan besar kecil bantuannya, tetapi ketulusan dalam membantu,” ujar De Gadjah.

Ia mengaku tersentuh setelah menyaksikan langsung kondisi bayi-bayi yang diasuh di yayasan tersebut. Sebagian dari mereka ditemukan dalam keadaan telantar dan ada pula yang dititipkan keluarga karena keterbatasan ekonomi maupun persoalan sosial.
“Ada bayi yang ditemukan di semak-semak saat usia tiga hari, ada yang memang diserahkan keluarganya. Mereka ini anak-anak kecil yang masih suci dan perlu perhatian ekstra,” katanya.
Menurutnya, saat ini sekitar 60 bayi dirawat di yayasan tersebut. Pengelolaan tempat penampungan bayi, kata dia, membutuhkan komitmen besar karena anak-anak memerlukan pengawasan dan perawatan intensif setiap hari.
De Gadjah juga mengajak masyarakat Bali untuk memperkuat rasa kepedulian sosial dengan membantu sesama sesuai kemampuan masing-masing.
“Kalau punya lebih, sisihkan sedikit untuk membantu. Bukan hanya membantu di sini, tetapi di mana saja ada masyarakat yang membutuhkan. Yang penting ikhlas,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak elemen masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah ikut mendukung keberlangsungan yayasan sosial di Bali agar anak-anak terlantar tetap memiliki kesempatan hidup yang lebih baik.
“Kalau kita bersama-sama, bersinergi, tidak saling iri dan menjatuhkan, saya yakin Bali akan tetap menjadi Bali yang indah, bersih, aman, dan lestari untuk anak cucu kita,” katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1332 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1021 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 860 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik