Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Merekontruksi Mandolin Pupuan Yang Nyaris Punah
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Mandolin adalah alat musik asli Cina yang dibawa oleh seorang warga Tionghoa ke Desa Pupuan, Kecamatan Pupuan, Tabanan. Warga Tionghoan yang merupakan teman dari I Ketut Lastra meninggalkan alat musik Mandolin di Pupuan pada masa penjajahan Jepang, sekitar tahun 1930.
Keberadaan alat musik petik jenis kecapi dengan 12 nada itu nyaris punah. Namun berkat kegigihan warga Pupuan, alat musik Mandolin yang berasal dari kata Mandarin itu kemudian direkonstruksi pada tahun 2010.
Rekontruksi dilakukan dengan memodifikasi dari 12 nada menjadi 21 nada. Mandolin kemudian dikolaborasikan dengan gitar, bass, suling, perkusi jimbe, dan perkusi chimes. Modifikasi tersebut dilakukan oleh keturunan I Ketut Lastra atau yang akrab dipanggil dengan Pan Sekar. Pada akhirnya terbentuk Group musik Mandolin yang awalnya bernama Bungsil Gading.
Pementasan Bungsil Gading ternyata memikat hati dari Manajer E- Productinon Ngurah Manik. “Saya sangat tertarik, dengan alunan music Mandolin. Apalagi kombinasikan dengan gitar, bass , suling, jimbe, chimes,” jelas Ngurah Manik saat peluncuran Gita Bhaskara Etnik di Warung Be-Jawa pada Rabu ( 14/ 2/2018).
Ngurah Manik kemudian mengajak Bungsil Gading bergabung dengan E- production. Setelah melalui komunikasi yang panjang akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk bekerjasama. “Kami kemudian sepakat mengganti nama Bungsil Gading dengan nama Gita Bhaskara Etnik,” papar Manik.
Lagu dengan judul Full Moon menjadi lagu pertama yang digarap dan dilanjutkan dengan penggarapan video klipnya. “Kami ingin Gita Bhaskara ini berkembang dan bisa menjadi duta budaya Tabanan,” ujar Ngurah Manik.
Pimpinan Gita Bhaskara I Gede Made Wiartawan mengatakan pasca meninggalnya I Ketut Lastra pada tahun 1991, Madolin nyaris punah. Atas kekhawatiran tersebut ia kemudian bersama Made Artana dan generasi muda setempat merekonstruksi Mandolin pada tahun 2010. “Selama enam bulan kami merekonsruksi Mandolin. Dengan memodifikasi Mandolin akhirnya terbentuk group Bungsil Gading,” jelas Wiartawan.[bbn/nod/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3314 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan