Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 18 Agustus 2026
Imlek di Tabanan, Warga Tionghoa Berharap Indonesia Damai, Aman dan Sentosa
Jumat, 16 Februari 2018,
15:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com,Tabanan Warna merah dan semerbak wangi dupa mendominasi hiasan dan aroma saat perayaan tahun baru imlek 2569 di wihara Dharma Catra Jalan Melati, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Tabanan, Jumat ( 16/2/2018).
Warna merah juga mendominasi hiasan yang ada di sudut sudut wihara terutama lampu lampion yang disusun dengan rapi. Pun tak ketinggalan warna baju merah dikenakan warga Tionghoa Tabanan yang sedang melangsungkan persembahyangan Imlek sejak Jumat pagi hingga siang ini.
“Harapan saya di tahun baru imlek ini semoga dapat rejeki dan diberikan kesehatan,” jelasnya.
Selain mengharapkan dimudahkan rejeki dan kesehatan, warga Tionghoa Tabanan juga berharap di tahun baru imlek 2569 ini Indonesia Damai Aman dan Sentosa. Seperti yang diungkapkan oleh Manik, salah satu ibu rumah tangga keturunan Tionghoa asal Tabanan.
Wanita paruh baya ini menambahkan seperti biasa kegiatan menyambut tahun baru imlek pada pagi harinya diawali dengan membuat masakan Miswa. Miswa, kata dia adalah sejenis makanan yang khusus dibuat saat hari raya imlek. Setelah itu, baru kemudian melakukan persembahyangan kepada leluhur di rumah dan dilanjutkan ke wihara.
Hal senada diungkapkan oleh Juwito, (46) yang menjaga wihara Dharma Cattra Tabanan. Pria yang sudah 25 tahun bertugas membersihkan Wihara berharap semua umat rukun bahagia. Selain itu, tambahnya, Negara Indonesia agar tetap damai, aman dan sentosa. Terkait prosesi persembahyangan tahun baru Imlek, Juwito yang berasal dari Jawa Timur ini mengatakan perosesinya sudah dimulai sejak hari Jumat dini hari.
“Puncak hari raya imlek pada Jumat dini hari pukul 00.00, yang ditandai dengan persembahyangan bersama di wihara,” tandasnya. Dia menuturkan untuk persembahyangan saat pergantian tahun dipimpin oleh Liem Sien Lik. Pada malam puncak pergantian tahun itu, umat datang tinggal sembahyang karena sarana persembahyangan sudah disiapkan pihak wihara. (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4567 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2370 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2024 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1074 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026