Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




2019, PAD Bali Ditarget Rp3,380 T

Senin, 26 Februari 2018, 14:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com.Tabanan. Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali tahun 2019 dirancang sebesar Rp3,380 triliun
 
Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, I Made Santa mengatakan untuk mencapai target tersebut perlu adanya komitmen dari sumber-sumber PAD dan hal inilah yang akan dibahas dalam Forum Perencanaan Pendapatan Daerah. Dalam forum tersebut, lanjutnya diharapkan dapat dilakukan koordinasi perencanaan PAD yang terpadu dan sinergitas antara masing-masing OPD penghasil pendapatan daerah.
 
[pilihan-redaksi]
Alhasil, menurutnya perencanaan yang optimal dan realistis dengan komitmen untuk menghasilkan PAD yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Bali secara luas dengan mengutamakan perbaikan taraf hidup bagi masyarakat miskin melalui program yang menyentuh secara langsung. 
 
Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan dalam memantapkan persiapan penetapan target PAD 2019, perlu ditekankan pengembangan potensi dan sumber-sumber pendapatan daerah agar selalu didasarkan pada kewenangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Dalam menghitung dan menentukan target pendapatan daerah khususnya rencana PAD 2019, menurutnya agar dilaksanakan secara cermat dan teliti sehingga menghasilkan perencanaan yang akurat dan realistis. 
 
"Dalam upaya meningkatkan PAD agar memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat," ujarnya saat membuka kegiatan Forum Perencanaan Pendapatan Daerah Khususnya PAD Provinsi Bali tahun 2019, di Royal Tulip Saranam Resort, Baturiti, Tabanan, Senin (26/2).
 
[pilihan-redaksi2]
Mencermati beralihnya kebiasaan masyarakat dari masa material ke virtual, Pastika juga mengajukan masukan pada masing-masing Kepala OPD penghasil PAD untuk mempertimbangkan dan mencari solusi agar pendapatan terus dapat ditingkatkan, karena ke depan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor akan semakin menurun akibat penggunaan jasa online yang semakin gencar.
 
Peningkatan pelayanan pada bidang kesehatan dan penyediaan kuliner, kata dia harus terus digenjot agar masyarakat secara luas terlayani secara maksimal. Kestabilan capaian realisasi PAD dalam menopang pembangunan daerah, tidak dapat dilepaskan dari pengaruh kondisi perekonomian, baik dalam skala nasional, regional maupun global.(bbn/rlspemprov/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami