Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Dekranasda Dorong Digitalisasi Pemasaran Guna Tingkatkan Daya Saing Produk Kerajinan Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ayu Pastika mendorong industri kreatif di Bali terutama sektor kerajinan untuk mulai memanfaatkan teknologi digital dalam melakukan pemasaran.
Langkah tersebut dalam upaya meningkatkan daya saing produk kerajinan Bali dan meningkatkan ekspor produk kerajinan. Hal tersebut disampaikan Ayu Pastika saat membuka Rapat Koordinasi Pengembangan Industri Kreatif Bali di Ruang Cempaka Bappedalitbang Provinsi Bali pada Senin (6/3).
[pilihan-redaksi]
Menurut Ayu Pastika, industri kreatif merupakan sektor potensial di samping pariwisata, karena dapat berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian Bali termasuk penciptaan lapangan kerja.
Industri kreatif kedepan perlu terus ditingkatkan dan dijadikan alternatif penunjang perekonomian di era perdagangan bebas. Apalagi Bali memiliki potensi pengembangan usaha kecil dan menegah yang mampu melahirkan tenaga-tenaga kreatif, yang didukung pesona
Ayu Pastika menjelaskan guna mengembangkan potensi industry kreatif yang ada di Bali perlu sebuah sinergitas.
“Kunci sukses pengembangan ekonomi kreatif tetap bergantung kepada komitmen pemangku kepentingan terkait, seperti asosiasi bisnis, lembaga penelitian dan pengembangan, pemerintah, investor dan perbankan, untuk itu perlu ada sinergitas program antar pemangku kepentingan,” kata Ayu Pastika.
[pilihan-redaksi2]
Plt Kepala Bappedalitbang Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana mengatakan Dekranasda sebagai wadah dalam pengembangan industry kreatif harus mampu berpikir lebih maju dan mengikuti jaman.
“Mengapa mengikuti jamannya, karena bicara tentang industri kreatif sekarang ini kita masuk kepada suatu perubahan era digitalisasi. Maka harus mengikuti jamannya, tidak bisa kita pasif,” tegas Lihadnyana.
Sementara Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Anak Agung Ngurah Bagawinata mengatakan pembangunan bidang industri kreatif bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan serta peningkatan daya saing daerah.
Hal itu dapat dikembangkan melalui diantaranya arsitektur, desain, fashion, kerajinan seni pertunjukan dan lainnya termasuk promosi. [bbn/rls/mul].
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5846 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan