Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Jelang Tawur Kesanga, Mapepada Bertujuan Menyucikan Hewan Sarana Upacara
Kamis, 15 Maret 2018,
15:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com.Klungkung, Sehari sebelum puncak Tawur Kesanga, diadakan upacara Mapepada dengan tujuan untuk menyucikan semua jenis wawalungan (hewan sarana upacara) yang bakal dipergunakan dalam upacara tawur kasanga serangkaian menjelang pelaksanaan hari Raya Nyepi tahun Caka 1940 yang berpusat di Perempatan Catus Pata Perempatan Agung Kabupaten Klungkung, Kamis (15/3).
[pilihan-redaksi]
Upacara Mapepada adalah rangkaian korban suci berbagai jenis wawalungan, yang diperlukan untuk melengkapi rangkaian upacara tawur. Panitia upacara Tawur Kasanga Kabupaten Klungkung, Dewa Ketut Soma mengatakan upacara ini menggunakan berbagai jenis wawalungan. Semua jenis wawalungan terlebih dahulu disucikan melalui upacara Mapepada. Hewan wawalungan itu yakni meliputi kerbau, kambing hitam dan putih, sapi, anjing bangbungkem, babi hitam, angsa, ayam manca dan ayam panyirang, bebek belang kalung dan putih, penyu dan sarana upakara lainnya.
Upacara Mapepada adalah rangkaian korban suci berbagai jenis wawalungan, yang diperlukan untuk melengkapi rangkaian upacara tawur. Panitia upacara Tawur Kasanga Kabupaten Klungkung, Dewa Ketut Soma mengatakan upacara ini menggunakan berbagai jenis wawalungan. Semua jenis wawalungan terlebih dahulu disucikan melalui upacara Mapepada. Hewan wawalungan itu yakni meliputi kerbau, kambing hitam dan putih, sapi, anjing bangbungkem, babi hitam, angsa, ayam manca dan ayam panyirang, bebek belang kalung dan putih, penyu dan sarana upakara lainnya.
Binatang tersebut disucikan, didoakan dan dituntun murwa daksina berputar 3 kali putaran arah jarum jam mengelilingi Patung Kanda Pat Sari dengan iringan gamelan baleganjur. Semua binatang diantarkan ke para dewa sesuai dengan pengelompokannya. Untuk binatang berkaki dua diantarkan ke Iswara, binatang kaki empat diantarkan ke Brahma, binatang yang merangkak seperti penyu diantarkan kehadapan Mahadewa. Sedangkan untuk ikan dan binatang tanpa kaki diantarkan kepada Dewa Wisnu. Selanjutnya untuk pepohonan seperti pohon pisang dan belimbing diantarkan kepada Dewa Siwa. “Proses purwa daksina ini untuk mengantarkan rohnya kembali. Mengembalikan kepada asal rohnya,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Upacara Tawur Kasanga saat ini , pada poros inti (tengah) di sanggra Desa Pekraman Gerombong, Kecamatan Dawan, bagian timur banjar Pande Semarapura, selatan banjar Ayung, barat banjar Pekandelan Kaja, dan di utara banjar Kartini.
Upacara Tawur Kasanga saat ini , pada poros inti (tengah) di sanggra Desa Pekraman Gerombong, Kecamatan Dawan, bagian timur banjar Pande Semarapura, selatan banjar Ayung, barat banjar Pekandelan Kaja, dan di utara banjar Kartini.
Upacara Mepepade dipuput Sulinggih Ida Perande Gde Karang Putra Kemenuh dari Geria Satria dan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Ida Bagus Sudarsana, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Ketut Suayadnya, Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Dan Olahraga (Budpora) I Nyoman Mudarta, Jajaran OPD Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, dan Masyarakat Kabupaten Klungkung serta Undangan terkait lainnya. (bbn/rlsklk/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1382 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1050 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 896 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026