Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tingginya Angka Perceraian Disebabkan Pernikahan Tidak Melibatkan Pemerintah

Minggu, 8 April 2018, 15:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com.Denpasar, Kurangnya kesadaran masyarakat untuk melibatkan pemerintah dalam proses pernikahan ditengarai sebagai salah satu penyebab tingginya angka perceraian di Bali. 
 
[pilihan-redaksi]
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Bali Ketut Rai Sukerta memaparkan dari 875 ribu lebih orang menikah di Bali, hanya 277 ribu lebih yang memiliki akte pernikahan. Dampaknya, ketika terjadi permasalahan dalam pernikahan, pemerintah tidak tahu dan tak bisa membantu memediasi. 
 
“Pada kesempatan ini kami menghimbau apabila ada keluarga atau handai taulan yang menikah agar didorong untuk mencari akta perkawinan,” ujarnya Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (P3BAS), Minggu, (8/4) di lapangan Renon Denpasar. Apalagi menurutnya untuk mendapatkan akta itu tak dipungut biaya, alias gratis.
 
Ia menyayangkan tingginya angka perceraian akhir-akhir ini. Padahal pernikahan adalah sesuatu hal yang sakral berdasarkan pertimbangan yang matang dua keluarga dan mengundang banyak orang untuk menyaksikan pernikahan tersebut. Ia menduga salah satu penyebab perceraian adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk melibatkan pemerintah dalam proses pernikahan tersebut. (bbn/rlspemprov/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami