Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kapolresta Denpasar Perintahkan Tembak Mati Pelaku Curanmor

Rabu, 11 April 2018, 08:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Tingginya angka pencurian sepeda motor di wilayah metro Denpasar, membuat geram Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo, dalam jumpa pers, (10/4). Kombes Hadi menegaskan, pihaknya tidak segan-segan menembak mati pencuri motor bila sampai melukai korbannya.
 
[pilihan-redaksi]
“Kami tidak segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur yaitu tembak di tempat bagi pelaku curanmor. Bila perlu tembak mati apabila pelakunya sampai melukai korban,” tegas perwira melati tiga asal Surabaya Jawa Timur ini didampingi Kasat Reskrim Kompol I Wayan Arta Ariawan dan para Kanitreskrim.
 
Menurutnya, angka pencurian motor di Denpasar sudah sangat meresahkan. Bahkan, selama Maret 2018, Satreskrim Polresta Denpasar berhasil menangkap 12 pelaku curanmor yang beraksi di 24 TKP. Barang bukti yang disita dari para pelaku yakni 18 unit motor, terdiri dari 17 roda dua dan 1 roda empat. “Pelaku curanmor ini beraksi menggunakan kunci palsu atau letter T,” terang mantan Kapolres Gianyar ini sembari memperlihatkan barang bukti dua kunci letter T.
 
[pilihan-redaksi2]
Pada kesempatan itu, Kombes Hadi meminta salah seorang tersangka yang juga residivis kasus curanmor pada September 2017, Erik Ermawanto alias Edo (24) mempraktekkan cara mencuri motor Yamaha V-Xion DK 4179 DN menggunakan kunci letter T. Kendaraan ini sebelumnya dicuri di halaman parkir Holland Bakery Jalan Teuku Umar Denpasar. “Lihat saja, pelaku hanya perlu waktu 20 detik mencuri satu sepeda motor pakai kunci letter T,” imbuhnya.
 
Kombes Hadi mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor agar mengecek ke Polresta Denpasar. Masyarakat juga diharapkan untuk berhati-hati dan tidak teledor ketika memarkir kendaraan. “Banyak masyarakat yang sering memarkir kendaraan sembarangan sehingga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan,” pungkasnya. [bbn/spy/psk] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami