Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Muatan Kurikulum Pembelajaran Dinilai Terlalu Banyak dan Luas
Minggu, 13 Mei 2018,
05:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Gubernur Pastika menyampaikan kritiknya terhadap kurikulum pembelajaran yang dinilai muatannya terlalu banyak dan sangat luas. Menurutnya hal ini menyebabkan pemahaman siswa terhadap suatu ilmu menjadi dangkal dan tidak terfokus.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Nasional serta Bimbingan Teknis yang diselenggarakan oleh Forum Guru IPS se-Indonesia (FOGIPSI) Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu (12/5).
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Nasional serta Bimbingan Teknis yang diselenggarakan oleh Forum Guru IPS se-Indonesia (FOGIPSI) Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu (12/5).
Kepada para guru, Gubernur Pastika juga mengingatkan bahwa guru merupakan basis terdepan dalam mencerdaskan bangsa, sehingga guru harus berupaya terus meningkatkan keprofesionalannya agar dapat menjalankan fungsi sebagai agen pembaharuan, pengembang IPTEK serta seni dan budaya. Guru diharapkan untuk terus mengisi diri, mau untuk belajar dan selalu berupaya untuk menjawab tantangan perubahan yang sangat sulit untuk diprediksi.
"Bukan yang pintar atau yang kuat yang akan bisa bertahan dan memenangkan persaingan, namun yang bisa mengikuti dan membaca arah perubahanlah yang akan bertahan dan memenangkannya. Untuk itu para guru harus bisa berpikir jauh kedepan, bisa mengikuti perubahan perkembangan yang ada. Peran guru amat penting dalam menentukan eksistensi bangsa di masa yang akan datang, "pungkasnya.
Lebih jauh, Gubernur Pastika yang turut didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra menyampaikan bahwa pendidikan karakter bagi para siswa amatlah penting untuk menanamkan disiplin, etika, tanggung jawab, jiwa kepedulian sosial dan lain-lainnya di tengah gempuran pesatnya kemajuan teknologi dan informasi dewasa ini.
Meskipun nantinya dicanangkan pendidikan yang berbasis online atau E-learning dimana para siswa bisa belajar secara online, mengerjakan latihan soal maupun ulangan secara online, namun peran guru dalam membangun siswa berkarakter tetap diperlukan dan ditingkatkan.
"Teori ataupun ilmu-ilmu mungkin siswa bisa dapatkan dari internet, namun karakter siswa harus dibangun, siswa harus tahu bagaimana disiplin, bagaimana etika yang baik dan lain sebagainya dan guru berperan penting dalam pembentukan karakter tersebut, "imbuhnya.
[pilihan-redaksi2]
Gubernur Pastika yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi serta kekagumannya atas penampilan apik tarian yang dibawakan oleh para siswa menyampaikan bahwa pengenalan seni dan budaya juga merupakan salah satu contoh nyata pembangunan karakter bagi siswa, karena dengan belajar suatu tarian siswa harus disiplin dalam berlatih, dilatih fisik serta kemampuannya dalam mengingat setiap gerakan tarian.
Gubernur Pastika yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi serta kekagumannya atas penampilan apik tarian yang dibawakan oleh para siswa menyampaikan bahwa pengenalan seni dan budaya juga merupakan salah satu contoh nyata pembangunan karakter bagi siswa, karena dengan belajar suatu tarian siswa harus disiplin dalam berlatih, dilatih fisik serta kemampuannya dalam mengingat setiap gerakan tarian.
"Sekolah bukan hanya untuk mengisi otak, tapi juga untuk melatih fisik serta membangun karakter," tuturnya .
Sementara itu, Ketua FOGIPSI Bali Putu Ambon dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi ini diharapkan bisa menjadi wadah pemersatu yang sinergis kompeten, berkomitmen dan mampu berkonetifitas dengan baik disamping dapat meningkatkan kompetensi guru IPS melalui diklat serta bimbingan teknis.Organisasi ini juga diharapkan dapat menjadi tempat saling bertemu serta belajar antar guru IPS dalam upaya meningkatkan kompetensinya serta profesionalismenya dalam memberikan pelayanan pendidikan.
Seminar nasional dan bimbingan teknis meningkatkan kompetensi profesional guru ini dihadiri sekitar 328 guru IPS dari jenjang SD-SMA dari kabupaten/ kota se Bali serta peserta dari daerah lainnya di Indonesia. Pelaksanan seminar juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus FOGIPSI Bali masa bakti 2018-2022 oleh Ketua Umum FOGIPSI Edi Sumardi. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5993 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2654 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2315 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026