Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 3 Juli 2026
Kapal KMP SMS Swakarya Kandas, Penumpang Tidak Ada Pemberitahuan
Rabu, 16 Mei 2018,
09:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Kapal Penumpang KMP SMS Swakarya terjebak di perairan dangkal 1 mil dari Pelabuhan Gilimanuk Selasa (15/05) pukul 08.50 wita. Kapal tersebut kandas akibat terseret arus dan angin kencang yang terjadi saat itu.
[pilihan-redaksi]
Kapal yang dinahkodai Helma Five Rio mengangkut delapan unit truk, satu unit sepeda motor, delapan penumpang dan 13 orang ABK bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Setelah akan mendekati Pelabuhan Gilimanuk sekitar 1 mil, tiba tiba kapal dihempas angin kencang disertai arus yang sangat kuat sehingga membuat kapal tersebut terseret ke perairan dangkal (1 mil dari posisi lampu merah).
Kapal yang dinahkodai Helma Five Rio mengangkut delapan unit truk, satu unit sepeda motor, delapan penumpang dan 13 orang ABK bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Setelah akan mendekati Pelabuhan Gilimanuk sekitar 1 mil, tiba tiba kapal dihempas angin kencang disertai arus yang sangat kuat sehingga membuat kapal tersebut terseret ke perairan dangkal (1 mil dari posisi lampu merah).
Menurut Kepala Pos SAR Gilimanuk I Komang Sudiarsana menjelaskan, setelah menerima laporan, pihaknya bersama Polair Polres Jembrana langsung menuju lokasi untuk memantau kondisi kapal yang naas tersebut. Berselang beberapa jam, SAR kemudian berkoordinasi dengan pihak kapal untuk melakukan evakuasi para penumpang.
"Setelah kita berkoordinasi dengan nahkoda kapal kemudian pihak kapal meminta penumpang dievakuasi," terang Sudiarsa.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu Cito salah seorang sopir truk dari Surabaya mengaku truk yang dibawanya masih di dalam kapal dan belum dievakuasi. "Kami akan tunggu sampai kapal bisa mendarat ke dermaga," jelasnya.
Sementara itu Cito salah seorang sopir truk dari Surabaya mengaku truk yang dibawanya masih di dalam kapal dan belum dievakuasi. "Kami akan tunggu sampai kapal bisa mendarat ke dermaga," jelasnya.
Dari pengakuan sejumlah penumpang, saat kapal kandas mereka tidak ada yang menyadari, karena tidak ada pemberitahuan kapal kandas.
"Bukannya kami dievakuasi tapi malah disuruh tidur lagi. Bagaimana itu kru kapal? Akhirnya kami minta dievakuasi. Kemudian datang tim SAR dan kami dievakuasi. Pengakuan pihak kapal malah kami katanya tidak mau dievakuasi," jelasnya dengan nada kesal.
Saat berita ini diturunkan, kapal KMP SMS Swakarya masih berada di posisi Lampu Merah Pelabuhan Gilimanuk menunggu air laut pasang. (bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1066 Kali
02
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 527 Kali
03
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 378 Kali
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026