Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Doa untuk Abdi, Siswa SMA 2 Amlapura yang Gugur Usai Gerak Jalan 17 Km

Senin, 17 Agustus 2026, 15:04 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Doa untuk Abdi, Siswa SMA 2 Amlapura yang Gugur Usai Gerak Jalan 17 Km.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Tanah Aron, Karangasem, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat. Di tengah kibaran Sang Merah Putih, terselip duka atas kepergian I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, siswa SMA Negeri 2 Amlapura yang meninggal dunia setelah mengikuti Gerak Jalan 17 Kilometer.

Seusai upacara, suasana di Lapangan Tanah Aron mendadak hening. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par mengajak seluruh peserta upacara menundukkan kepala dan memanjatkan doa untuk Abdi.

Di hadapan peserta upacara, Gus Par menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian Abdi yang terjadi di tengah semangat masyarakat Karangasem menyambut hari kemerdekaan.

“Di hari kemerdekaan ini, marilah sejenak kita menundukkan kepala dan memanjatkan doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya ananda I Gede Abdi Cahyanta Wiguna,” ujar Gus Par.

Abdi diketahui masih berusia 17 tahun. Ia merupakan siswa SMA Negeri 2 Amlapura yang sebelumnya mengikuti Gerak Jalan 17 Kilometer dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Namun, Abdi tidak sempat menyelesaikan gerak jalan tersebut. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, guru dan keluarga besar SMA Negeri 2 Amlapura.

“Kepergian ananda tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, para guru, serta seluruh keluarga besar SMA Negeri 2 Amlapura. Namun, marilah kita ikhlaskan kepergiannya seraya memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga segala kebaikan dan amal baktinya diterima di sisi-Nya, serta ananda diberikan tempat yang terbaik,” kata Bupati Gus Par.

Gus Par juga menyampaikan dukungan kepada keluarga Abdi agar diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

Ajakan doa kemudian diikuti seluruh peserta upacara. Kepala tertunduk dalam keheningan, sementara Sang Merah Putih tetap berkibar di Lapangan Tanah Aron.

Momen tersebut menjadi penghormatan bagi Abdi, seorang pelajar berusia 17 tahun yang kepergiannya menjadi duka tersendiri dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Karangasem.

Abdi memang tidak pernah sampai di garis finis Gerak Jalan 17 Kilometer. Namun, kepergiannya meninggalkan kenangan bagi keluarga, sahabat, guru dan masyarakat Karangasem. Terlebih, Abdi akan dimakamkan bertepatan dengan hari kemerdekaan, 17 Agustus 2026.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami