Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Made Mangku Pastika Merasa Masih Punya "Utang"
Jumat, 22 Juni 2018,
16:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Sehebat apapun orang jangan terlalu merasa terlalu berjasa atau sombong karena hidup ini kita banyak berhutang pada bangsa, negara, Pemerintah dan rakyat apapun jabatan apapun pekerjaan kita. Demikian pesan yang disampaikan Gubernur Made Mangku Pastika saat peluncuran buku biografinya yang berjudul 'Utang' bertepatan pada saat perayaan ulang tahunnya ke 67 tahun yang jatuh pada Jumat (22/6).
[pilihan-redaksi]
Pun, dengan pencapaian kepemimpinan selama dua periode menciptakan visi dan mengawal program Bali Mandara, Mangku Pastika masih merasa mempunyai 'utang' yang harus ia bayar ke depan dengan melalui berbagai jalan.
Pun, dengan pencapaian kepemimpinan selama dua periode menciptakan visi dan mengawal program Bali Mandara, Mangku Pastika masih merasa mempunyai 'utang' yang harus ia bayar ke depan dengan melalui berbagai jalan.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Udayana, Prof Ida Bagus Wyasa Putra mengatakan membaca buku biografi Utang menurutnya seperti penuturan Begawan Wasista dalam kisah Ramayana. Disebutkan hidup adalah perputaran ulangan peristiwa tetapi dalam bentuk yang berbeda, maka itu jika dalam hidup kita mengalami penderitaan janganlah berpaling, melainkan harus dihadapi. Dengan begitu, kata dia kita akan merasa dikuatkan karena dengan memahami penderitaan akan membawa pada kemenangan.
"Ilmu pengetahuan tidak bisa memberi kekuatan dalam hidup, hidup itu tidak hanya dihadapi dengan pengetahuan, ada satu tempat belajar yang baik adalah yakni hanya dengan memahami penderitaaan," ungkapnya.
Hal tersebut bercermin dari pengalaman hidup lika liku Made Mangku Pastika yang harus transmigrasi ke Bengkulu karena letusan Gunung Agung tahun 1963, hampir menjemput ajal ketika hendak pindah ke kota Bengkulu untuk melanjutkan sekolah hingga hijrah ke Palembang untuk menaiki jenjang SMA.
Namun justru dalam pengalaman pahit itulah tangan Tuhan sepertinya tidak diam, Ia hadir dalam tangan orang-orang yang membantunya untuk bisa kembali bersekolah dan hidup di negeri orang.
Pakar Hukum Adat Bali, Prof Wayan Windia juga mengaku salut dengan sosok Made Mangku Pastika karena diantara orang yang mencibir dan mendukung, ia tetap saja melakukan apa yang menjadi upayanya, termasuk dengan meluncurkan buku 'Utang' tersebut.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu, Jurnalis Wayan Juniartha yang menjadi moderator acara mengungkapkan meski pernah diundang hadir untuk pemberian penghargaan majalah Times dan pemberian gelar bangsawan dari pemerintah Australia, Mangku Pastika urun hadir, karena merasa tidak pernah berbuat banyak untuk rakyat Bali.
Sementara itu, Jurnalis Wayan Juniartha yang menjadi moderator acara mengungkapkan meski pernah diundang hadir untuk pemberian penghargaan majalah Times dan pemberian gelar bangsawan dari pemerintah Australia, Mangku Pastika urun hadir, karena merasa tidak pernah berbuat banyak untuk rakyat Bali.
Justru menurutnya, Pastika telah membawa perubahan paradigma di kehidupan rakyat Bali yang merupakan peninggalan legasi yang menjadi kenyataan saat ini. Diantaranya perubahan tersebut adalah adanya sekolah SMA Bali Mandara bagi mereka yang tidak mampu, penyuluhan bahasa dan aksara Bali di desa, jaminan kesehatan yang merata dan kesejahteraan petani melalui Simantri.
Dalam sambutan buku 'Utang' Ida Pedanda Gede Putra Kekeran juga membahas ajaran Tri Rna, yakni tiga utang menurut umat Hindu yang harus dibayar dalam hidup yakni Dewa Rna, berutang kepada Sang Hyang Widhi Wasa, Pitra Rna, utang kepada leluhur atau orang tua dan Rsi Rna, utang kepada orang bijaksana.
"Ketiga utang itulah yang nampaknya Pastika rasakan dan paparkan kepada generasi penerusnya melalui buku 'Utang'," ungkapnya. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8478 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5828 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3653 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2481 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026