Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pembangunan RSU Negara Senilai Rp179 M Ditarget Rampung 2019

Rabu, 27 Juni 2018, 09:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com,Jembrana. Pembangunan RSU Negara yang menyedot anggaran APBD dengan nilai kontrak Rp179 miliar ditarget rampung paada tahun 2019 melalui sistem pola rancang bangun tahun jamak 2018-2019.
 
[pilihan-redaksi]
Hal itu terungkap saat Bupati Jembrana I Putu Artha melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan RSU Negara, selasa ( 26/6). Dikatakan pada tahap I dianggarkan  Rp130 miliar dan pada tahap II dari APBD tahun 2019 dianggarkan sebesar Rp50 miliar. 
 
Turut hadir saat itu wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, sekda Jembrana I Made Sudiada, unsur forum kordinasi pimpinan daerah serta pimpinan OPD dilingkup Pemkab Jembrana. Sebagai kontraktor pelaksana adalah PT Nindya Karya Wilayah IV dengan masa pelaksanaan 645 hari.
 
Dalam sambutannya, Bupati Artha mengatakan pembangunan gedung RSU Negara saat ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah guna meningkatkan layanan kesehatan. Hal itu meliputi sarana prasarana, SDM, peralatan kesehatan serta gedung puskesmas dan rumah sakit. Dengan kelengkapan komonen tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat memenuhi, baik itu standar nasional maupun kebutuhan masyarakat. 
 
“Dengan terselesaikannya pembangunan gedung baru RSU Negara ini, saya berharap nantinya pelayanan kesehatan tingkat lanjutan dapat terpenuhi. Rujukan kerumah sakit lain seperti Sanglah dan Tabanan bisa sesedikit mungkin. Selain itu mampu menarik dokter spesialis untuk bekerja di Jembrana,” sebutnya.
 
Kepada pihak pelaksana pembangunan, Bupati Artha meminta agar menjaga kualitas kerja dan hasil kerja. Mengingat pembangunan rumah sakit tentunya memiliki standar yang ketat dan tidak sama dengan bangunan lainnya. Lantaran lokasinya dalam satu areal, Artha juga meminta kepada pihak pekerja agar selalu memperhatian kenyaman dan keamanan pasien. 
 
[pilihan-redaksi2]
“Saya berharap selama pembangunan tidak mengganggu pelayanan disini. Misalnya kebisingan, getaran yang terlalu kuat. Hal itu bisa diminimalisir dengan pengaturan jam kerja, “paparnya.
 
Sementara Direktur RSU Negara, dr I Made Dwipayana mengatakan, pekerjaan proyek rancang bangun RSU Negara itu ditargetkan rampung tahun 2019. Dalam mengawal pembangunan RSU Negara, pihaknya juga mendapat pendampingan kerja dari  Tim TP4D Kejaksaan Negeri Negara 
 
“Pada tahap I akan dikerjakan bangunan Instalasi Gawat Darurat ( IGD), Instalasi bedah Sentral ( IBS) serta bangunan rawat inap kelas I,II dan III,  gedung rawat inap VIP. Sementara pada tahap II dibangun Poliklinik, laboratorium, ruang hemodialisa serta pekerjaan penunjang seperti aspal, tanaman serta selasar, “ ungkapnya. (bbn/adv/Jim/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/adv



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami