Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Dua Bersaudara Mengalami Cacat dan Terindikasi Polio Sejak Balita
Kamis, 26 Juli 2018,
11:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Dua anak dari 5 bersaudara dari pasangan suami istri Ni Nyoman Sayang dan Almarhum I Nengah Merti asal Dusun tunas sari, Desa Tianyar - Karangasem ini memang mengalami cacat dan terindikasi polio sejak masih balita, tepatnya satu minggu setelah mereka dilahirkan.
[pilihan-redaksi]
Luh resmiati (33) anak pertama dan adiknya Ketut Sukrawan (23) anak ketiga bertahan hidup hingga saat ini dalam penderitaan hanya berbaring di tempat tidur saja, dengan bantuan sanak sodara khususnya sang ibu dan adik adik kandungnya. Untuk hanya sekedar makan, mandi dan buang air mereka harus mengandalkan bantuan orang lain.
Luh resmiati (33) anak pertama dan adiknya Ketut Sukrawan (23) anak ketiga bertahan hidup hingga saat ini dalam penderitaan hanya berbaring di tempat tidur saja, dengan bantuan sanak sodara khususnya sang ibu dan adik adik kandungnya. Untuk hanya sekedar makan, mandi dan buang air mereka harus mengandalkan bantuan orang lain.
Ibunya yang fokus merawat resmiati dan sukrawan, membuatnya tidak mampu untuk bekerja lagi, terlebih setelah di tinggal meninggal oleh suaminya sejak 2 tahun lalu. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, mereka hanya mengandalkan adik resmiati nomor dua, yakni Nengah Restu yang bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu.
Selain mengandalkan penghasilan dari Nengah Restu, keluarga ini juga mengandalkan bantuan PKH ( penerima keluarga harapan) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 300 yang dibayarkan per triwulan.
Nyoman sentana arnawa, Kasi Kesra dan Sosial Prebekel Tianyar membenarkan kondisi warganya yang mengalami polio sejak balita. Diasuh oleh ibunya Karena ayahnya sudah meninggal sejak 2 tahun silam, hidup dengan keterbatasan ekonomi membuatnya tak mampu berbuat banyak.
[pilihan-redaksi2]
Gubernur Bali Made Mangku Pastika merespon mereka pada Rabu (25/7) dengan mengutus Staf Biro Humas dan protokol Setda Provinsi Bali untuk mengunjungi serta melihat kondisi sebenarnya. pada kesempatan tersebut, Gubernur menitipkan sejumlah uang untuk meringankan beban keluarga.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika merespon mereka pada Rabu (25/7) dengan mengutus Staf Biro Humas dan protokol Setda Provinsi Bali untuk mengunjungi serta melihat kondisi sebenarnya. pada kesempatan tersebut, Gubernur menitipkan sejumlah uang untuk meringankan beban keluarga.
Menurut Kepala Biro Humas Setda Prov. Bali Dewa Gede Mahendra Putra, yang dihubungi secara terpisah, menyampaikan bahwa hal ini merupakan hal yang rutin dilakukan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Karena pihaknya yang setiap hari bergelut dengan media, makanya untuk mempercepat respon, Gubernur selalu memerintahkan Biro Humas dan Protokol yang bergerak pertama, yang selanjutnya akan dikoordinasikan dengan OPD terkait.
Mahendra juga menghimbau warga masyarakat agar bisa memanfaatkan media sosial untuk hal-hal baik seperti ini. Dengan informasi di media sosial, Pemerintah akhirnya tahu kondisi masyarakat yang ada di pelosok, pungkasnya. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026