Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Alam Disharmoni, Manusia wajib Laksanakan Pecaruan
Minggu, 12 Agustus 2018,
11:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Ketika alam disharmoni dan terjadi durkemangalan jagat atau kepanca baya maka wajib umat manusia melaksanakan tahur atau minimal caru dengan memohon pada Sang Adi Kala, penguasa kesemestaan dan panca maha buta yang tiada lain adalah Dewa Siwa dengan kemurtiannya telah membuat durmanggalan di dunia ini.
[pilihan-redaksi]
Ketua Forum Tenaga Penyuluh Agama Hindu Denpasar yang juga panitia upacara, Cok Wisnu Wardana mengatakan diharapkan melalui upacara ini dapat mewujudkan alam kembali harmoni, kesejahteraan bagi umat manusia sehingga semua umat manusia menjadi damai.
Ketua Forum Tenaga Penyuluh Agama Hindu Denpasar yang juga panitia upacara, Cok Wisnu Wardana mengatakan diharapkan melalui upacara ini dapat mewujudkan alam kembali harmoni, kesejahteraan bagi umat manusia sehingga semua umat manusia menjadi damai.
“Ketika terjadi disharminisasi alam, semua umat manusia wajib melaksanakan minimal pecaruan. Dalam hal ini Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan upacara agama Tahur Balik Sumpah Agung,” ujar Cok Wardana.
Cok Wardana menambahkan upacara tahur yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar merupakan upacara tingkat utama dengan mempergunakan tahur balik sumpah agung dengan sejumalah wewalungan (hewan). Dimana wewalungan utama yang dipergunakan kerbau sesuai arah utama yaitu dik dan widik lurus arah serang pokok utama ditengah-tengah kerbau dengan lapisan bawah itik blang kalung, di bawahnya ayam, arah timur menggunakan angsa dan ayam putih, arah selatan menggunakan banteng dan ayam biying, di arah barat menggunakan kambing dan ayam putih siungan, arah utara menggunakan kucit butuhan dan ayam selem. Sedangkan widiknya arah serang dimulai dari tenggara mempergunakan itik bulu sikep, arah barat daya asu bangbungkem, arah barat laut laut menggunakan ayam hijau dan di arah timur laut menggunakan banyak atau angsa berbulu warna warni.
Pokok tahur, karena tahur tentu disertai dengan saksi sanghyang tiga wisesa yang disertai dengan caru manca warna dan kambing serta ada yang meraja dengan dasar angsa. Itulah upakara yang dipersembahkan dalam pemahayu jagat sebagai balik sumpah agung.
Sementara Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Raka Purwantara menambahkan kegiatan ini melibatkan segenap masyarakat Kesiman dari adat dan dinas juga penyuluh agama serta bendesa dan guru-guru bahasa bali se-kota denpasar. Sedangkan yang muput upacara ini adalah Ida Pedanda Siwa dari Sanur Kauh, Ida Pedanda Buda dari Girya Jadi dan Rsi Bujangga dari Griya Ubung.
[pilihan-redaksi2]
Pemerintah Kota Denpasar kembali menggelar upacara agama Tahur Balik Sumpah Agung untuk yang ketiga kalinya di tahun 2018.
Pemerintah Kota Denpasar kembali menggelar upacara agama Tahur Balik Sumpah Agung untuk yang ketiga kalinya di tahun 2018.
Dua upacara agama Tahur Balik Sumpah Agung sebelumnya telah dilaksanakan di pantai Merta Sari. Sedangkan sekarang ini dilaksanakan di pantai Padang Galak bertepatan dengan tilem karo, Sabtu (11/8).
Upacara agama Tahur Balik Sumpah Agung dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara beserta jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.Usai melaksanakan upacara agama Tahur Balik Sumpah Agung, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mendem upakara upacara di Pantai Padang Galak. (bbn/rlsdps/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8462 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5815 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3640 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2467 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026