Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 14 Juni 2026
Kurangi Trauma Gempa: Duduk Tenang Rasakan Ketakutan dan Teriak Sekerasnya
Kamis, 23 Agustus 2018,
09:49 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Psikolog Prof Dr dr LK Suryani SpKJ memberi tips bagi masyarakat terutama anak-anak untuk mengurangi trauma akibat gempa yang sering terjadi beberapa akhir ini diantaranya duduk tenang, merasakan ketakutan dan berteriak sekeras-kerasnya.
[pilihan-redaksi]
"Jika memang benar-benar merasa takut atau trauma akibat gempa, maka yang perlu dilakukan yaitu duduk tenang rasakan ketakutan tersebut, teriakkan sekeras-kerasnya serta diiringi doa. Dengan memohon kepada Tuhan agar diberi kekuatan, itu cara melepasakan agar tidak masuk kedalam diri," jelasnya belum lama ini.
"Jika memang benar-benar merasa takut atau trauma akibat gempa, maka yang perlu dilakukan yaitu duduk tenang rasakan ketakutan tersebut, teriakkan sekeras-kerasnya serta diiringi doa. Dengan memohon kepada Tuhan agar diberi kekuatan, itu cara melepasakan agar tidak masuk kedalam diri," jelasnya belum lama ini.
Perlu diingat, lanjutnya semua ini adalah sebuah energi, jika kita bisa tenang, maka tidak menimbulkan dampak apa-apa. "Jika terjadi gempa maka, perlu menenangkan diri, dan tidak usaha panik," ujarnya.
Mengurangi trauma akibat gempa, menurutnya berdampak hingga menimbulkan ganguan jiwa terutama disebabkan karena rasa cemas, ketakutan dan sedih. Untuk itu, ia menghimbau warga agar tetap siaga, bukan berarti panik dan takut. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1000 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026