Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Gempa Terjadi 2 Kali Bermagnitudo 6,2 SR dan 5,8 SR Guncang Tenggara Kupang
Selasa, 28 Agustus 2018,
17:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan telah terjadi gempa bumi dua kali dengan kekuatan M 6,2 dan M 5,8 di tenggara Kupang.
[pilihan-redaksi]
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menyatakan dari keterangan BMKG disebutkan gempa bermagnitudo 6.2 SR pada Selasa (28/8) pukul 14.08 Wib dengan Lokasi 10.96 LS dan 124.16 BT berpusat di 106 km Tenggara Kupang, NTT di Kedalaman 10 Km. Sedangkan gempa bermagnitudo 5.8 SR terjadi pada Selasa (28/8) pukul 14.13 Wib di lokasi 10.99 LS dan 124.09 BT pada 105 km Tenggara Kupang, NTT dengan Kedalaman 10 Km.
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menyatakan dari keterangan BMKG disebutkan gempa bermagnitudo 6.2 SR pada Selasa (28/8) pukul 14.08 Wib dengan Lokasi 10.96 LS dan 124.16 BT berpusat di 106 km Tenggara Kupang, NTT di Kedalaman 10 Km. Sedangkan gempa bermagnitudo 5.8 SR terjadi pada Selasa (28/8) pukul 14.13 Wib di lokasi 10.99 LS dan 124.09 BT pada 105 km Tenggara Kupang, NTT dengan Kedalaman 10 Km.
Posko BNPB telah mengkonfirmasi ke BPBD dan diperoleh laporan adanya gempa dirasakan lemah selama 2 detik di Kota Kupang. Tidak ada kepanikan di masyarakat. Masyarakat tetap melakukan aktivitas secara normal.
[pilihan-redaksi2]
Gempa tidak dirasakan di Kabupaten Kupang dan dirasakan lemah di Kab. Rotendao selama ±2 detik. Aktivitas masyarakat tetap normal. Gempa ini tidak berpotensi berpotensi tsunami dan berasal dari zona subduksi yaitu pertemuan lempeng Hindia Australia dan lempeng Eurasia.
Gempa tidak dirasakan di Kabupaten Kupang dan dirasakan lemah di Kab. Rotendao selama ±2 detik. Aktivitas masyarakat tetap normal. Gempa ini tidak berpotensi berpotensi tsunami dan berasal dari zona subduksi yaitu pertemuan lempeng Hindia Australia dan lempeng Eurasia.
Sumber gempa berbeda dengan sumber gempa di Lombok dan Sumbawa. Kedua gempa yang terjadi pada hari ini tidak ada kaitannya. Berdasarkan analisis peta intensitas gempa dirasakan II-III MMI. Artinya ringan dan tidak merusak. Hingga saat ini BPBD terus memantau dampak gempa dan sementara tidak ada korban jiwa dan kerusakan akibat gempa. Masyarakat juga dihimbau untuk tetap tenang. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3792 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1739 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026