Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 16 Agustus 2026
Pasutri 4 Tahun Menanti, Akhirnya Lewat Bayi Tabung Lahir 4 Bayi Kembar
Jumat, 31 Agustus 2018,
23:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Team kedokteran di RS Puri Bunda Denpasar berhasil mengangkat dengan sukses 4 bayi kembar pasangan Luh Gede Irin Pradnyawati (29) dan Putu Agra Ricna Sukarmawan (32), Jumat (31/9).
[pilihan-redaksi]
Kebahagiaan terlihat terpancar dari pasutri ini yang sudah selama 4 tahun lebih sejak menikah belum memiliki momongan. Itu lantaran sang ibu mengalami gangguan reproduksi yang tidak memungkinkan dia hamil secara alami.
Kebahagiaan terlihat terpancar dari pasutri ini yang sudah selama 4 tahun lebih sejak menikah belum memiliki momongan. Itu lantaran sang ibu mengalami gangguan reproduksi yang tidak memungkinkan dia hamil secara alami.
"Sejak awal pernikahan, kami berdua bersama suami terus mencoba secara alami namun nyatanya tidak pernah berhasil," ungkapnya saat konferensi pers di Ruang Paseban RS Puri Bunda, Jumat (31/8).
Atas putusan dokter, mereka memutuskan untuk memanfaatkan teknologi reproduksi berbantu alias program bayi tabung dam ternyata terdapat 4 kantong kehamilan dalam rahimnya.
"Awalnya yang kelihatan 3 janin, terus pada tiga bulan berikutnya nambah 1 lagi. Membelah jadi sempurna dan juga ada detak jantungnya," kisahnya dengan rasa takjub sekaligus was-was.
Hasilnya, keempat bayi lucu ini hingga kini masih dalam perawatan di RS Puri Bunda selama tiga minggu. Sembari mempersiapkan segala sesuatu sebelum bayi benar-benar siap pulang dan dirawat di rumah. "Ini kami masih dalam proses adaptasi sebelum pulang. Rencana besok, bayi sudah bisa pulang," terangnya.
Adapun, bayi kembar empat ini berjenis kelamin 1 laki-laki dan 3 perempuan. Mereka lahir dengan berat badan masing-masing 1.660 gram, 1.530 gram, 1.470 gram dan 1.200 gram. Anak laki-laki pertama bernama Putu Agartha Delano Rinandra (Agartha). Anak kedua perempuan bernama Made Anaila Zeina Rinandra (Naila) dan Anak ketiga perempuan bernama Komang Anaira Isyani Rinandra (Naira). Dan anak paling bungsu perempuan bernama Ketut Anaisya Kamila Rinandra (Naisya).
"Jika nama-nama mereka digabung jadi satu bermakna anugerah tuhan putra putri yang cantik, kuat dan pemberani," jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara, Ketua Tim Medis RS Puri Bunda yang menangano proses persalinan langka ini, dr. Made Wiryana, SpAN (KIC) menuturkan, ini merupakan kali pertama RS Puri Bunda menangani kasus kelahiran quadruplet ini.
Sementara, Ketua Tim Medis RS Puri Bunda yang menangano proses persalinan langka ini, dr. Made Wiryana, SpAN (KIC) menuturkan, ini merupakan kali pertama RS Puri Bunda menangani kasus kelahiran quadruplet ini.
"Kami masih belum bisa mengklaim fenomena ini merupakan yang pertama juga di Bali. Tapi sepanjang riset kita, penanganan kasus ini hingga bayi lahir hidup semua bisa jadi yang pertama di Bali," ungkapnya kepada awak media.
Dalam program ini, melibatkan sebanyak 11 dokter spesialis yang berpengalaman dalam bidang kebidanan dan kandungan.
"Juga didukung oleh kinerja apik dari seluruh pihak, utamanya juga para perawat yang paling intens dalam mengawal proses persalinan ini," tutup dr.Wiryana. (bbn/maw/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4545 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026