Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Cok Ace Harap Masalah "Bali Dijual Murah" Segera Ada Solusinya
Jumat, 26 Oktober 2018,
05:57 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace menyambut baik langkah cepat yang diambil Kementerian Pariwisata RI terkait informasi Bali dijual murah di Tiongkok, sehingga hal ini membuat citra pariwisata Bali menjadi "murahan", dengan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Wisatawan Mancanegara (Wisman) Pasar Tiongkok di Anvaya Hotel, Kuta, Badung, Kamis (25/10/2018).
[pilihan-redaksi]
Menurut Cok Ace, perlu kehati-hatian untuk menyelesaikan permasalahan ini agar tidak sampai ada ketersinggungan mengingat hal ini dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Meski demikian, Ia meminta agar dilakukan tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran yang dilakukan.
Dikatakan Cok Ace, saat ini baik Satpol PP Provinsi maupun Satpol PP Kabupaten telah turun melakukan sidak guna pengecekan lebih lanjut.
"Saat ini baik pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten sudah mengambil tindakan dengan melakukan pemeriksaan langsung ke toko-toko yang dicurigai melakukan tindakan curang. Apabila ketahuan melakukan tindakan kecurangan maka akan langsung ditindak tegas baik pencabutan ijin maupun penutupan usahanya," ujarnya.
Ditambahkan Cok Ace, semua pihak bersinergi agar permasalahan tersebut bisa terselesaikan dan tidak terulang kembali demi mengembalikan citra pariwisata Bali yang telah mendunia dengan pariwisata alam dan Budayanya. Untuk itu, Ia berjarap agar FGD yang diselenggarakan kali ini bisa menghasilkan rekomendasi yang konkrit sehingga masalah "Bali dijual Murah" tidak berlarut-larut karena sanggat mengganggu citra pariwisata Bali maupun Indonesia.
[pilihan-redaksi2]
"Saya berharap agar ada rekomendasi pada forum ini untuk segera ditindaklanjuti. Mari kita perbaiki masalah ini, kita pilah dan kita sisir untuk bisa diselesaikan secepatnya. Kita bersama tertibkan agar pariwisata Bali tetap berkualitas," imbuhnya.
Kondisi di lapangan, para turis asal Tiongkok diajak berbelanja ke toko-toko milik pengusaha asal Tiongkok yang juga menjual produk-produk asal Tiongkok, tetapi diklaim sebagai produk khas Bali atau Indonesia.
Sebelumnya pasca isu Bali Dijual Murah ini berkembang, Wagub Cok Ace pada Kamis (18/10) langsung mendatangi beberapa toko Tiongkok di Denpasar dan Badung yang menjual kasur, latex, sutra dan juga perhiasan. Dengan menggandeng pelaku pariwisata seperti Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Cok Ace menemukan beberapa hal yang janggal. Seperti dalam toko-toko tersebut tidak ada yang menjual produk khas Bali, ditemukan beberapa pekerja asing, serta penggunaan lambang burung Garuda pada stempel invoice/nota nya. [bbn/humas pemprov bali/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1367 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1041 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 886 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 785 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026