Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 14 Mei 2026
Mayat Kakek Jengki Membusuk di Kamar, Sempat Mengeluh Sakit dan Dibuatkan Jamu
Sabtu, 27 Oktober 2018,
09:03 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com,Jembrana. Penemuan mayat yang Warga Lingkungan Delod Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana yang beridentitas I Ketut Supardi Alias Pak Jengki (61) pada Jumat (26/10) sekitar pukul 13.00 Wita dipastikan penyebabnya karena sakit diabetes yang dideritanya.
[pilihan-redaksi]
Kapolsek Mendoyo Kompol I Gusti Agung Kade Sukasana mengatakan Setelah melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar yang dilakukan dokter Puskesmas 1 Mendoyo dan Tim Inafis Polres Jembrana, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Korban meninggal murni karena sakit yang dideritanya. Pihak keluarga korban mengikhlaskan kematian korban.
Kapolsek Mendoyo Kompol I Gusti Agung Kade Sukasana mengatakan Setelah melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar yang dilakukan dokter Puskesmas 1 Mendoyo dan Tim Inafis Polres Jembrana, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Korban meninggal murni karena sakit yang dideritanya. Pihak keluarga korban mengikhlaskan kematian korban.
Lebih lanjut, dikatakan sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat meminta tolong kepada Ni Nengah Sukandri untuk membuatkan jamu dari daun belimbing karena sebelum meninggal korban mengeluhkan rasa sakit. Setelah itu korban akhirnya ditemukan meninggal di dalam kamarnya. Disamping itu pula, menurut keluarga bahwa korban juga diketahui mengidap penyakit diabetes. Dalam kesehariannya korban hanya tinggal seorang diri di rumahnya.
Kondisi mayat saat ditemukan sudah kondisi membusuk dan sudah menebar bau busuk. Dari kronologis peristiwa, dijelaskan mayat korban pertama kali ditemukan oleh cucu korban bernama Kadek Edi Gunawan (21). Saksi saat itu sedang berkumpul bersama Ni Nengah Sukandri (48) di teras rumahnya, saat itu saksi Gunawan mencium bauk busuk yang menyengat yang bersumber dari kamar tidur rumah korban.
Tanpa berpikir panjang Kadek Edi Gunawan kemudian mengecek rumah korban dengan melihat melalui jendela untuk mengetahui sumber bau busuk tersebut, dan setelah di cek bahwa di atas tempat tidur yang ada di dalam kamar tidur korban, ditemukan korban sudah dalam keadaan terlentang meninggal dunia.
Mengetahui hal tersebut, kemudian Kadek Edi Gunawan memberitahukannya kepada orang tuanya, Ni Nengah Sukandri untuk dilakukan pengecekan bersama-sama kembali melalui balik kaca jendela kamar korban untuk meyakinkan terkait kondisi korban tersebut. Dapat dipastikan saat itu bahwa bau busuk yang dicium oleh para saksi itu saat itu bersumber dari jenazah / mayat korban itu sendiri.
[pilihan-redaksi2]
Setelah yakin bahwa mayat itu adalah korban, selanjutnya pihak keluarga menghubungi Kepala Lingkungan Delod Bale Agung dan melaporkan ke Polsek Mendoyo. Kapolsek Mendoyo membenarkan penemuan mayat pekak Jengki di dalam kamarnya. Saat ditemukan posisi mayat dalam keadaan terlentang dan badan sudah membengkak dan sudah berbau.
Setelah yakin bahwa mayat itu adalah korban, selanjutnya pihak keluarga menghubungi Kepala Lingkungan Delod Bale Agung dan melaporkan ke Polsek Mendoyo. Kapolsek Mendoyo membenarkan penemuan mayat pekak Jengki di dalam kamarnya. Saat ditemukan posisi mayat dalam keadaan terlentang dan badan sudah membengkak dan sudah berbau.
“ya, mayat korban ditemukan pertama kali oleh cucunya lantaran curiga adanya bau busuk berasal dari rumah korban Kiang Jengki," ujar Sukasana. (bbn/jim/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1259 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 977 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 805 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026