Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Usai Batuk Mengeluarkan Darah, Buruh Bangunan Meninggal di Tempat Kerja

Selasa, 30 Oktober 2018, 05:36 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com,Badung. Tukang bangunan bernama Yusuf Efendi (42) ditemukan tewas di tempat kerjanya di Jalan Taman Giri Gang Jempiring, Benoa, Kuta Selatan, Senin (29/10) sekitar pukul 08.40 Wita. 
 
[pilihan-redaksi]
Pria sal Songgong Banyuwangi Jawa Timur itu sebelumnya sempat muntah darah beberapa kali dan akhirnya meregang nyawa.  Menurut Kanitreskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Muhamad Nurul Yaqin, pihaknya sudah menyelidiki kasus tersebut dan memeriksa saksi-saksi. Salah seorang saksi yang juga rekan korban, Muhamad Hariri (45) asal Jember Jawa Timur menerangkan, saat bekerja ia tiba-tiba melihat korban batuk-batuk sebanyak 4 sampai 5 kali. Tragisnya, batuk tersebut mengeluarkan darah segar dari hidung dan mulut. 
 
“Saksi ikut membersihkan darah yang keluar dari hidung dan mulut korban,” jelas Iptu Yaqin, Senin (29/10). 
 
Melihat kondisi korban semakin lemas tak berdaya, saksi yang tinggal di jalan Taman Baruna nomor 100 X, Kuta Selatan kemudian memanggil beberapa buruh bangunan untuk membantu. Sayangnya, tak lama memberikan bantuan, korban tak sadarkan diri dan meninggal dunia. 
 
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu dari keterangan saksi Wayan Suwendra (48) pemilik rumah di Taman Giri Gang Jempiring nomor 7, Kuta Selatan, sebelumnya sekitar pukul 07.30 Wita, korban datang ke rumah saksi untuk bekerja memasang Paping di rumahnya.  Namun sekitar 30 menit bekerja, korban mengeluh sakit di dada dan batuk mengeluarkan darah. Saksi meminta korban untuk duduk di depan rumah saksi sambil merebahkan badannya. Tak lama, korban batuk lagi dan dari mulut hidungnya keluar darah. Akhirnya, korban tak sadarkan diri dan meninggal dunia. 
 
Aparat kepolisian Polsek Kuta Selatan warga setempat kemudian menghubungi Ambulance Basarnas untuk membawa korban ke rumah sakit. Selanjutnya jenazah korban disemayamkan ketempat pihak keluarga di Jl. Taman Baruna.  Sementara Iptu Yaqin mengatakan, diduga kuat korban meninggal karena sakit yang sudah lama dideritanya. “Keluarga korban tidak akan memperpanjang masalah dan mengikhlaskan kejadian tersebut,” bebernya. (bbn/spy/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami