Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tersangka Residivis Penganiaya Polisi Mengaku Perkosa Sambil Memotret Tubuh Korban

Selasa, 13 November 2018, 06:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Setelah menjalani pemeriksaan di Polresta Denpasar, tersangka berinisial BADS (24) mengaku memperkosa DMS (30) sebanyak dua kali dengan ancaman gunting di kamar kos di seputaran RS Siloam Kuta, Rabu (31/10) dini hari lalu.

Tak hanya itu, residivis kasus penganiayaan terhadap anggota Polisi itu juga memotret tubuh korban yang telanjang dengan kamera handphonenya, saat perkosaan berlangsung. Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan menegaskan, pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki tersangka karena dinilai sangat berbahaya. Bahkan saat penangkapan di Surabaya, Rabu (7/11) lalu, pria asal Desa Naikoten Satu, Kota Raja Kupang Nusa Tenggara Timur itu melawan petugas. 
 
 
“Kedua kakinya terpaksa kami lumpuhkan karena melawan. Dia ini residivis kasus penganiayaan terhadap anggota Polisi tahun 2016 lalu dan divonis 1,5 tahun penjara,” beber mantan Wadirreskrimsus Polda Bali itu, Senin (12/11).
 
Menyambung keterangan AKBP Ruddi, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku memperkosa korban sebanyak dua kali di kamar kos Rabu (31/10) sekitar pukul 02.00 dini hari lalu. 

“Dia mengaku mabuk. Dia sudah dua kali memperkosa korban di kamar kos dengan ancaman gunting akan membunuh korban,” beber mantan Kapolsek Kuta Utara ini. 
 
Kompol Arta mengatakan, dalam pengejaran ke penyebarangan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/11) sekitar pukul 14.00 Wita, pihaknya juga mengamankan pacar tersangka yakni Viola. Saat ini pacar tersangka hanya dikenakan saksi karena tidak terlibat dalam kasus tersebut. 
 
“Saat tersangka kabur, dia mengajak pacarnya Viola untuk kabur ke NTT. Mereka kami tangkap saat akan menyeberang di pelabuhan Tanjung perak Surabaya,” terangnya. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami