Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tergolong Sadis dan Melawan, 2 Perampok Gagal Beraksi Ditembak Kakinya

Sabtu, 17 November 2018, 15:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Barat menembak kedua kaki tersangka perampok yang beraksi di Jalan Malboro Gang X nomor 8A, Teuku Umar Barat, Denpasar Jumat (16/11) sekitar pukul 14.45 Wita lalu. 

Kedua perampok yakni Rudi Kurniawan (29) dan Roni Susilo (36), keduanya asal Jember Jawa Timur tinggal di Jalan Resimuka Barat no. 10 Denpasar Barat. Tindakan tegas itu dilakukan polisi karena kedua perampok sangatlah sadis. Bahkan, keduanya mengancam pembantu rumah tangga, Sumiyati dengan senjata tajam jenis pisau. 
 
 
"Kami terpaksa menembak kedua kaki tersangka karena mereka tergolong sadis dan juga melawan," ujar Kapolsek Denbar AKP Johannes Nainggolan didampingi Kanitreskrim Iptu Aji Yoga Sekar, Sabtu (18/11). 
 
Menurut Kapolsek, kedua tersangka Rudi Kurniawan dan Roni Susilo sudah merencanakan aksi perampokan di Jalan Malboro Gang X nomor 8A, Teuku Umar Barat, Denpasar. Setelah melihat rumah sepi, keduanya mengetok pintu pagar untuk memanggil pemilik rumah. Tak lama, sekitar pukul 14.45 Wita keluar seorang pembantu rumah tangga. 
 
Kepada pembantu rumah, kedua perampok mengaku berpura-pura sebagai tukang listrik. Tanpa curiga pembantu membukakan pintu pagar dan kedua perampok masuk. Di halaman rumah, kedua perampok meminta untuk  mengecek meteran listrik di dalam rumah. 

Selanjutnya, pembantu tadi kemudian membawa kedua pelaku masuk, sembari  memanggil rekannya Sumiyati di kamar. Nah, saat keduanya diantar Sumiyati untuk mengecek listrik di dekat dapur, tiba-tiba kedua perampok mengeluarkan pisau dan memegang bahu Sumiyati sambil mengancam "Jangan Bergerak". Akibatnya wanita asal Bogor Jawa Barat itu ketakutan dan terpaksa diam mengikuti perintah perampok. 
 
Sementara melihat rekannya ditodong, pembantu tersebut merunduk dan jongkok ketakutan. Pada saat itulah dia langsung melarikan diri keluar dari rumah dan berteriak; "Rampokk..rampokk...rampokk,". 
 
Alhasil, warga berdatangan dan mengamankan kedua perampok tersebut. Sebelum diserahkan ke Polsek Denbar kedua perampok dihajar hingga babak belur. Kapolsek menambahkan dari hasil pemeriksaan, kedua perampok mengaku baru sekali beraksi untuk mencuri handphone korban. 
 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami