Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 14 Mei 2026
Gubernur Koster: Terbuka Kritik Tetapi Harus Sesuai Etika dan Budaya
Senin, 31 Desember 2018,
15:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Gubernur Bali I Wayan Koster Koster mengaku akan sangat terbuka dan dengan senang hati menerima saran maupun kritik yang positif dan konstruktif untuk membangun, yang disampaikan dengan cara santun, beretika sesuai dengan tata krama dan budaya Bali.
[pilihan-redaksi]
Apabila terdapat perbedaan pandangan dan sikap, diharapkan perbedaan tersebut tidak menjadi polemik, apalagi berkonflik secara terbuka di depan umum melalui media sosial. "Tetapi, hendaknya perbedaan itu kita bicarakan dengan cara baik-baik dan berbudaya sesama Sameton Krama Bali, datanglah secara langsung bertemu Kami" harap Koster saat Pidato Akhir Tahun 2018 di Denpasar pada Senin (31/12).
Apabila terdapat perbedaan pandangan dan sikap, diharapkan perbedaan tersebut tidak menjadi polemik, apalagi berkonflik secara terbuka di depan umum melalui media sosial. "Tetapi, hendaknya perbedaan itu kita bicarakan dengan cara baik-baik dan berbudaya sesama Sameton Krama Bali, datanglah secara langsung bertemu Kami" harap Koster saat Pidato Akhir Tahun 2018 di Denpasar pada Senin (31/12).
Ia menyatakan siap ngayah secara total bersama Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Sukawati. Ngayah secara total baik sakala maupun maupun niskala untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, selurus-lurusnya dan setulus-tulusnya.
[pilihan-redaksi2]
Koster mengajak Krama Bali agar tetap kompak, guyub, bersatu, gilik-saguluk, parasparo, salunglung sabayantaka, sarpana ya, se-ia sekata, seiring sejalan, bersama-sama, bahu membahu, membanting tulang, bergotong-royong mewujudkan cita-cita bersama menuju Bali Era Baru. Sebagai generasi penerus yang bertanggung jawab terhadap eksistensi dan keberlanjutan Bali yang diwariskan oleh para panglisir, leluhur, lelangit, dan guru-guru suci Bali.
Koster mengajak Krama Bali agar tetap kompak, guyub, bersatu, gilik-saguluk, parasparo, salunglung sabayantaka, sarpana ya, se-ia sekata, seiring sejalan, bersama-sama, bahu membahu, membanting tulang, bergotong-royong mewujudkan cita-cita bersama menuju Bali Era Baru. Sebagai generasi penerus yang bertanggung jawab terhadap eksistensi dan keberlanjutan Bali yang diwariskan oleh para panglisir, leluhur, lelangit, dan guru-guru suci Bali.
"Marilah terus bergerak maju di tengah perubahan yang dinamis dalam skala lokal, nasional, dan global, dengan terus membangun hal-hal yang baik dalam diri kita, karena hanya di tangan kitalah sesungguhnya nasib dan masa depan Bali dapat dijaga demi kelangsungan kehidupan generasi mendatang," papar Koster.
(bbn/mul)
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1268 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 981 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 814 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 740 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026