Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Jelang Tawur Kesanga, Klungkung Gelar Upacara Mapepada
Selasa, 5 Maret 2019,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Sehari sebelum Upacara Tawur Kesanga, diadakan upacara Mapepada dengan tujuan untuk menyucikan semua jenis wawalungan (hewan sarana upacara) yang bakal dipergunakan dalam upacara tawur kasanga serangkaian menjelang pelaksanaan hari Raya Nyepi tahun Caka 1941. Upacara Mepepada yang dipusatkan di Perempatan Catus Pata Perempatan Agung Kabupaten Klungkung, Selasa (5/3/2019).
[pilihan-redaksi]
Pada Upacara Mepepada kali ini, Desa Nyanggelan, Banjarangkan bertindak selaku pengrajeg (pelaksana) karya. Binatang-binatang tersebut disucikan, didoakan dan dituntun murwa daksina berputar 3 kali putaran arah jarum jam mengelilingi Patung Kanda Pat Sari dengan iringan gamelan baleganjur.
Pada Upacara Mepepada kali ini, Desa Nyanggelan, Banjarangkan bertindak selaku pengrajeg (pelaksana) karya. Binatang-binatang tersebut disucikan, didoakan dan dituntun murwa daksina berputar 3 kali putaran arah jarum jam mengelilingi Patung Kanda Pat Sari dengan iringan gamelan baleganjur.
Semua binatang didoakan kepada ke para dewa sesuai dengan pengelompokannya. Untuk binatang berkaki dua didoakan ke Dewa Iswara, binatang kaki empat didoakan ke Brahma, binatang yang merangkak seperti penyu didoakan ke hadapan Mahadewa. Sedangkan untuk ikan dan binatang tanpa kaki didoakan kepada Dewa Wisnu. Selanjutnya untuk pepohonan seperti pohon pisang dan belimbing didoakan kepada Dewa Siwa.
“Proses purwa daksina ini bertujuan agar dikehidupan mendatang, para binatang dan sarana upakara lainnya, dapat menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Pengenter Upacara Dewa Soma menyatakan upacara ini menggunakan berbagai jenis wawalungan dan sarana lainnya. Semua jenis wawalungan dan sarana lainnya, yang nantinya akan digunakan terlebih dahulu disucikan melalui upacara Mapepada. “Proses purwa daksina ini untuk mendoakan agar dikehidupannya yang akan datang bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Pengenter Upacara Dewa Soma menyatakan upacara ini menggunakan berbagai jenis wawalungan dan sarana lainnya. Semua jenis wawalungan dan sarana lainnya, yang nantinya akan digunakan terlebih dahulu disucikan melalui upacara Mapepada. “Proses purwa daksina ini untuk mendoakan agar dikehidupannya yang akan datang bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Upacara Mapepada dipuput Sulinggih Ida Dalem Surya Dharma Sogata dari Puri Agung Klungkung dan dihadiri Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta dan Ny. Sri Kasta didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Dan Olahraga (Budpora) I Nyoman Mudarta, Jajaran OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, dan Masyarakat Kabupaten Klungkung serta Undangan terkait lainnya. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1385 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1053 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 898 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 796 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026