Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Nama Ketut Berawal Dari Istilah Ketuwut
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Nama Ketut biasanya diberikan untuk menamai anak keempat dalam keluarga Bali. Istilah Ketut berasal dari kata ketuut atau ketuwut yang berarti ‘mengikuti’ atau ‘membuntuti’.
[pilihan-redaksi]
Demikian terungkap dalam artikel berjudul “Sistem Penamaan Orang Bali” yang ditulis oleh I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja dari Ilmu Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada dan dipublikasikan dalam Jurnal Humanika Volume 24 nomor 2 tahun 2017.
I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja menuliskan penamaan ketuut berkaitan dengan penamaan Nyoman atau Komang karena dahulu orang Bali berpatokan pada tiga orang anak untuk penamaan anak, sehingga nama Nyoman atau Komang menjadi yang terakhir.
Namun kemudian anak yang keempat muncul yang secara simultan terjadi di banyak keluarga sehingga diperlukan penamaan untuk anak tersebut.
Anak keempat ini sifatnya mengikuti untuk lahir walau ‘tidak diinginkan’ sehingga dinamai ketuwut dalam Bahasa Bali memiliki arti membuntuti atau mengikuti. Tidak ada variasi lain dari nama ini yang memperkuat asumsi, bahwa secara diakronis nama ini tergolong ‘baru/muda’ dibandingkan tiga lainnya.
Untuk keluarga yang memiliki anak lebih dari empat, maka penamaan mereka akan diulang kembali ke penamaan awal atau pertama.
Secara umum, anak ke lima akan diberikan penamaan pertama, anak keenam akan diberikan penamaan kedua, dan seterusnya.
Secara keseluruhan, aspek jenis kelamin, urutan kelahiran, dan sistem kasta memang menjadi suatu keunikan tertentu yang menandai bagaimana budaya Bali tersebut mempengaruhi aspek lingual penamaan.
[pilihan-redaksi]
Penamaan seseorang di Bali dipengaruhi oleh beberapa aspek yang secara lingual tidak bisa dipecahkan tanpa mengetahui kebudayaannya.
Penanda penamaan dalam aspek jenis kelamin menjadi yang paling mudah diidentifikasi pada nama orang Bali.
Secara sederhana, penggunaan aspek penanda ini dipergunakan sebagai nama depan.
Penggolongan nama dengan aspek yang paling umum yaitu penggunaan artikula I dan Ni. Artikula I merupakan pemarkah nama laki-laki, sedangkan artikula Ni merupakan pemarkah nama perempuan. [bbn/ HUMANIKA/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8148 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5678 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2401 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan