Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Klub Dayak Menjadi Klub Sepakbola Badung Terkuat pada Jaman Kolonial
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Klub Dayak menjadi klub yang tercatat sebagai klub sepakbola Badung yang terkuat pada jaman kolonial. Saat itu orang Bali mengetahui bermain bola hanya karena sering melihat orang-orang Belanda bermain bola.
[pilihan-redaksi]
Demikian terungkap dalam sebuah artikel berjudul “Denpasar Dalam Lintas Sejarah” yang ditulis oleh Nyoman Wijaya.
Nama klub Dayak diberikan karena semua pemainnya telanjang dada dan telanjang kaki, bagaikan orang-orang Suku Dayak di Pedalaman Kalimantan menurut imajinasi orang Bali saat itu.
Orang dayak juga dibayangkan sebagai suku yang ganas, dan demikian pula dengan klub ini, ganas dan selalu menang dalam setiap pertandingan melawan klub-klub sepakbola lokal.
Sampai akhirnya klub ini dapat dikalahkan oleh klub sepakbola dari Tulung Agung, Jawa Timur dalam suatu pertandingan bergengsi yang berlangsung di Lapangan Puputan Badung. Pertandingan sepakbola antara orang Jawa melawan orang Bali terekam indah dalam novel Jef Last tahun l977, yang berjudul Cubek di Rimba Raya.
[pilihan-redaksi2]
Boleh jadi kisah itu bersumber dari fakta empiris pertandingan klub Dayak melawan Klub Tulung Agung. Setelah peristiwa itu, satu persatu muncul klub sepakbola di Denpasar dan di wilayah-wilayah lainnya hingga sekarang.
Banyak di antara para pemain alami zaman kolonial itu kemudian menjadi pelatih, melatih generasi berikutnya dalam teknik-teknik persepakbolaan. Dalam perkembanganya memang generasi sepakbola di Bali terus berlanjut dengan kemunculan Perseden dan Gelora Dewata. [bbn/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4573 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2376 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2033 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1077 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun