Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Celah Bermain Anggaran Dana Desa Makin Kecil

Kamis, 28 Maret 2019, 23:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Badung. Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menyebut saat ini celah untuk bermain-main dengan anggaran dana desa makin menjadi kecil juga.
 
[pilihan-redaksi]
Hal ini dikarenakan dana desa yang telah dikucurkan dalam 3 tahun berikutnya tidak akan bisa cair kalau laporan auditnya belum diterima. Selain itu, lanjutnya jika dilihat tingkat penyerapannya menunjukkan, tata kelola dan masalah dari penggunaan dana desa lebih sedikit. 
 
"Karena Kemenkeu dalam hal ini memberikan persyaratan jika 50 persen Kabupaten di desa ada laporan belum diterima dengan baik, maka Kabupaten itu dengan seluruh desanya nggak dapat dana desa, jadi ketat sekali," ucapnya, Kamis (28/3).
 
Dirinya menjamin, jika ada aparatur yang bermain-main dengan dana tersebut tentu akan ditindak.  "Kami memastikan pengawasan penggunaan dana desa akan ketat kami lakukan," katanya.
 
[pilihan-redaksi2]
Dia menambahkan pelaku penyelahgunaan anggaran akan dijamim  tertangkap, dikarenakan pengawas yang maksimal dengan audit yang dilakukan tim Kementerian Desa yang melibatkan kejaksaan juga semakin ketat.
 
Sementara itu, dia memaparkan tingkat penyerapan dana desa di Indonesia setiap tahun semakin bagus yakni mencapai 82 persen dan terus mengalami peningkatan bahkan tahun lalu mencapai 100%.
 
"Penyerapanya sangat bagus, dana desa ini. Jika dilihat,  mulai tahun pertama penyerapannya 82 persen, tahun berikutnya naik jadi 97 persen tahun berikutnya naik jadi 98 persen dan tahun lalu hampir mencapai 100 persen," jelasnya. (bbn/aga/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami