Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Media Sosial Salah Satu Sumber Konflik di Zaman Milenial
Sabtu, 30 Maret 2019,
14:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyatakan untuk menghindari konflik sosial di masyarakat, perlu ditanamkan rasa damai di dalam diri dan menjauhkan anggapan bahwa orang lain selalu salah.
[pilihan-redaksi]
Menurut Bupati, pemicu terjadinya konflik sosial di masyarakat memang banyak. Salah satunya yang menjadi sumber konflik di zaman milenial saat ini adalah media sosial. Kabupaten Klungkung dengan spirit Gema Santi atau Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif dengan akronimnya menggemakan kedamaian menjadi salah satu cara mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat.
Menurut Bupati, pemicu terjadinya konflik sosial di masyarakat memang banyak. Salah satunya yang menjadi sumber konflik di zaman milenial saat ini adalah media sosial. Kabupaten Klungkung dengan spirit Gema Santi atau Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif dengan akronimnya menggemakan kedamaian menjadi salah satu cara mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat.
“Dengan spirit ini kita berharap masyarakat Klungkung selalu menanamkan rasa damai dalam diri,” ujar Suwirta saat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) Kabupaten Klungkung melakukan sosialisasi pada Jumat (29/3/2019), Tim PKS menggelar sosialisasi di Balai Banjar Mergan, Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung.
Sosialisasi gencar dilakukan Tim PKS dan digelar di setiap desa/kelurahan di empat Kecamatan, yakni Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. Hal ini bertujuan untuk mencegah dini terjadinya konflik sosial di masyarakat. Sosialisasi diikuti puluhan tokoh masyarakat, karang taruna dan masyarakat Kelurahan Semarapura Klod.
[pilihan-redaksi2]
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Wayan Sujana menyampaikan, sosialisasi digelar untuk mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat. Mengingat tahun ini adalah tahun politik, dimana akan diselenggarakan Pemilu serentak perlu diwaspadai akan munculnya isu-isu yang bisa menimbulkan konflik sosial di masyarakat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Wayan Sujana menyampaikan, sosialisasi digelar untuk mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat. Mengingat tahun ini adalah tahun politik, dimana akan diselenggarakan Pemilu serentak perlu diwaspadai akan munculnya isu-isu yang bisa menimbulkan konflik sosial di masyarakat.
“Untuk itu, kami bersama tim melakukan sosialisasi ini agar konflik itu tidak muncul di masyarakat,” ujar Sujana.
Menurutnya, beberapa faktor yang menjadi sumber timbulnya konflik sosial ini seperti bidang ekonomi, pendidikan, politik dan faktor lainnya. Untuk itu, masyarakat perlu mewaspadai faktor-faktor tersebut agar konflik itu tidak sampai terjadi. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5798 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2557 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026