Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
KPU Bali Terapkan Pengawas Ekstra Input Data Rekapitulasi Hasil Pemilu
Minggu, 21 April 2019,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengakui KPU Bali menerapkan pengawasan ekstra dalam melakukan input data hasil rekapitulasi pemilihan umum (Pemilu) 2019.
[pilihan-redaksi]
Pengawasan ekstra dilakukan dalam upaya meminimalisir adanya kesalahan dalam rekapitulasi data hasil Pemilu 2019. Menurut mantan Ketua KPU Bangli ini, pengawasan ekstra juga sebagai bagian dari kehati-hatian. Harapannya prosedur rekapitulasi dapat dijalankan secara optimal.
Pengawasan ekstra dilakukan dalam upaya meminimalisir adanya kesalahan dalam rekapitulasi data hasil Pemilu 2019. Menurut mantan Ketua KPU Bangli ini, pengawasan ekstra juga sebagai bagian dari kehati-hatian. Harapannya prosedur rekapitulasi dapat dijalankan secara optimal.
"Yang input itu berdasarkan C1 KPPS, saat rekap inilah kita harus tahu, kalau kerja KPPS salah maka kita harus melakukan perbaikan supaya tidak salah" kata Lidartawan saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/4) malam.
[pilihan-redaksi2]
Lidartawan menyebutkan pengawasan ekstra menjadi penting karena jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang cukup banyak yaitu mencapai 12.386 TPS. Jumlah TPS dibuat menjadi banyak karena untuk mempercepat proses pencoblosan karena jumlah surat suara yang harus dicoblos ada 5 jenis. Lidartawan mengakui tidak akan mempercepat proses rekapitulasi pada setiap tahapan mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat provinsi.
Lidartawan menyebutkan pengawasan ekstra menjadi penting karena jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang cukup banyak yaitu mencapai 12.386 TPS. Jumlah TPS dibuat menjadi banyak karena untuk mempercepat proses pencoblosan karena jumlah surat suara yang harus dicoblos ada 5 jenis. Lidartawan mengakui tidak akan mempercepat proses rekapitulasi pada setiap tahapan mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat provinsi.
"Semua sudah ada tahapan, di tingkat kecamatan harus sudah selesai pada tanggal 1 atau 2 Mei. Pada tingkat provinsi kita targetkan sebelum tanggal 12 Mei karena di pusat akan diumumkan setelah tanggal 12 Mei," tegas Lidartawan.
Menyinggung adanya saling klaim kemenangan, Lidartawan menyatakan bahwa itu hal yang wajar. Namun klaim kemenangan tersebut belum didasarkan pada seluruh data C1.[bbn/Mul]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4685 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026