Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 23 September 2026
Pertama Digelar, Panglukatan Agung Banyu Pangeweruh Dipuput 5 Sulingih
Minggu, 12 Mei 2019,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Koordinator Daerah (Korda) Kabupaten Badung, Minggu (12/5) kemarin menggelar upacara penglukatan agung banyu pangeweruh di Tirta Taman Mumbul, Desa Sangeh. Upacara ini dipuput lima Sulinggih dan diikuti ratusan masyarakat Hindu terutamanya siswa SD.
[pilihan-redaksi]
Menurut Ketua Pinandita Sanggraha Nusantara Korda Badung, Pinandita Dr. I Nyoman Sukendra, upacara penglukatan agung banyu pangeweruh ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan PSN Kabupaten Badung.
Menurut Ketua Pinandita Sanggraha Nusantara Korda Badung, Pinandita Dr. I Nyoman Sukendra, upacara penglukatan agung banyu pangeweruh ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan PSN Kabupaten Badung.
Ada lima Sulinggih yang Muput upacara ini diantaranya; Ida Pedanda Gede Ketut Putra Timbul, Ida Pandita Mpu Nabe Putra Swadiaya Parama Santika, Ida Pandita Mpu Wija Karma Niasa, Ida Pandita Mpu Agni Dharmajati Biru Daksa dan Sira Mpu Gede Jangga Dharma Putra. Tema yang diangkat pada upacara kali ini yakni "Melalui Penglukatan Agung Banyu Pangeweruh Kita Ciptakan Bhuwana Santih Jagaddhitam".
Menurutnya, sudah menjadi tradisi di bali ketika hari banyu pinaruh, umat Hindu datang beramai-ramai ke pantai, pancoran maupun ke mata air suci. Bila direnungkan sesungguhnya Banyu Pinaruh itu adalah "Banyu Pangeweruh" yaitu air ilmu pengetahuan berupa tirta sanjiwani yang tercipta dari hasil yoga para Wiku.
"Dengan demikian, mandi ke laut dan pancoran suci perlu ditata, diorganisir pelaksanaannya agar sesuai dengan tatwa agama yang baik dan benar, sehingga terwujud tujuan agama yaitu atma kertih atau menjadikan diri suci sebagai pralingga atma," terangnya.
[pilihan-redaksi2]
Dijelaskan, prosesi penglukatan agung banyu pangeweruh dilaksanakan bertepatan dengan matahari terbit, dilakukan pemujaan oleh para Wiku. Dilanjutkan penyucian diri guna melepaskan segala mala kahuripan agar segala debu kotoran yang menyelimuti jiwa terkikis habis sehingga kita akan semakin cemerlang dengan kecerdasan ilmu pengetahuan.
Dijelaskan, prosesi penglukatan agung banyu pangeweruh dilaksanakan bertepatan dengan matahari terbit, dilakukan pemujaan oleh para Wiku. Dilanjutkan penyucian diri guna melepaskan segala mala kahuripan agar segala debu kotoran yang menyelimuti jiwa terkikis habis sehingga kita akan semakin cemerlang dengan kecerdasan ilmu pengetahuan.
"Jika melakukan penglukatan agung banyu pangeweruh yang benar sesuai filosofi agama, maka tujuan beryadnya demi terciptanya kesucian, kedamaian, keseimbangan, keharmonisan, kesejahteraan, kemakmuran sekala niskala, bhuana agung-bhuana alit dapat terwujud. Demikian proses pembangunan berlandaskan konsep Sad Kertih Loka Bali dengan harapan terwujudnya Bali Santi lan Jagaddhitam," imbuhnya.
Upacara tersebut juga dihadiri perwakilan dari Dinas Kebudayaan, PHDI, Camat Abiansemal beserta Tripika Kecamatan, Bendesa Adat Sangeh dan Perbekel Sangeh. (bbn/humasbadung/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8314 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5744 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3591 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2430 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026