Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Merawat Toleransi Hindu-Muslim di Kampung Kepaon Melalui Tradisi Ngejot
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Masyarakat Kampung Kepaon, Denpasar memiliki cara cukup unik untuk menjaga toleransi antara umat Hindu dengan Muslim melalui tradisi ngejot. Ngejot merupakan tradisi memberi hidangan atau mengantar makanan kepada tetangga yang telah dilaksanakan sejak dahulu sampai sekarang. Tradisi ngejot telah menjadi tonggak dalam menciptakan toleransi, kemesraan dan persaudaraan Hindu dan Muslim di Bali termasuk di Kampung Kepaon.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut terungkap dalam sebuah artikel ilmiah berjudul “Masyarakat Islam di Kampung Kepaon Kota Denpasar, Provinsi Bali” yang dipublikasikan dalam Jurnal “Al-Qalam” Volume 21 Nomor 2 Tahun 2015. Artikel tersebut ditulis oleh Nuryahman dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali, NTB, NTT.
Nuryahman menuliskan Umat Islam “ngejot” dengan mengirim makanan menjelang hari raya Idul Fitri ke tetanga-tetangganya yang beragama Hindu. Sebaliknya umat Hindu juga melakukan hal yang sama menjelang hari raya Nyepi, Galungan, dan Kuningan.
Guna mencegah munculnya keraguan tentang kehalalan makanan yang dikirimkan, umat Hindu biasanya tidak memberikan berupa masakan melainkan buah-buahan. Tradisi ini mencerminkan keakraban dalam kehidupan yang secara tidak langsung memberi dampak positif dalam membangun kerukunan hidup antar umat beragama yang hidup bertetangga.
Secara etimologis nama Kepaon berasal dari kata ke-paon (bahasa Bali), pawon (bahasa Jawa) yang berarti dapur. Secara Toponimi yaitu tentang asal-usul penamaan tempat, penyebutan Kepaon karena masyarakat di kampung Kepaon membangun paon (dapur) di pinggiran desa, sehingga seluruh desa dikelilingi oleh dapur. Setiap orang yang mau ke kampung ini selalu menyebut ke paon, lama kelamaan menjadi Ke-paon sampai sekarang.[bbn/ Jurnal Al-Qalam/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun