Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Merawat Toleransi Hindu-Muslim di Kampung Kepaon Melalui Tradisi Ngejot
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Masyarakat Kampung Kepaon, Denpasar memiliki cara cukup unik untuk menjaga toleransi antara umat Hindu dengan Muslim melalui tradisi ngejot. Ngejot merupakan tradisi memberi hidangan atau mengantar makanan kepada tetangga yang telah dilaksanakan sejak dahulu sampai sekarang. Tradisi ngejot telah menjadi tonggak dalam menciptakan toleransi, kemesraan dan persaudaraan Hindu dan Muslim di Bali termasuk di Kampung Kepaon.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut terungkap dalam sebuah artikel ilmiah berjudul “Masyarakat Islam di Kampung Kepaon Kota Denpasar, Provinsi Bali” yang dipublikasikan dalam Jurnal “Al-Qalam” Volume 21 Nomor 2 Tahun 2015. Artikel tersebut ditulis oleh Nuryahman dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali, NTB, NTT.
Nuryahman menuliskan Umat Islam “ngejot” dengan mengirim makanan menjelang hari raya Idul Fitri ke tetanga-tetangganya yang beragama Hindu. Sebaliknya umat Hindu juga melakukan hal yang sama menjelang hari raya Nyepi, Galungan, dan Kuningan.
Guna mencegah munculnya keraguan tentang kehalalan makanan yang dikirimkan, umat Hindu biasanya tidak memberikan berupa masakan melainkan buah-buahan. Tradisi ini mencerminkan keakraban dalam kehidupan yang secara tidak langsung memberi dampak positif dalam membangun kerukunan hidup antar umat beragama yang hidup bertetangga.
Secara etimologis nama Kepaon berasal dari kata ke-paon (bahasa Bali), pawon (bahasa Jawa) yang berarti dapur. Secara Toponimi yaitu tentang asal-usul penamaan tempat, penyebutan Kepaon karena masyarakat di kampung Kepaon membangun paon (dapur) di pinggiran desa, sehingga seluruh desa dikelilingi oleh dapur. Setiap orang yang mau ke kampung ini selalu menyebut ke paon, lama kelamaan menjadi Ke-paon sampai sekarang.[bbn/ Jurnal Al-Qalam/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan