Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 21 September 2026
PSHT Denpasar Gaungkan Semangat Persaudaraan, Kesetaraan, dan Cinta NKRI
Silat Ramadhan
Minggu, 19 Mei 2019,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Denpasar melakukan latihan silat bersama seklaigus ujian kenaikan sabuk dari hijau ke putih. Kegiatan rutin setiap tahun ini juga diisi dengan acara sahur bersama anggota PSHT seluruh cabang Denpasar dan sekitarnya.
[pilihan-redaksi]
Sekitar 100 siswa dan warga PSHT, Sabtu malam (18/5/2019), tampak berlatih bersama di Lapangan Kapten Japa, Kesiman, Denpasar. Dibawah terang sinar bulan purnama, latihan berlangsung serius. Tak hanya latihan senam dan jurus PSHT, dalam sesi latihan juga diisi dengan "sambung" atau pertarungan adu jurus PSHT.

Ketua Cabang PSHT Denpasar, Sunarto, yang ditemui di sela-sela acara mengatakan, kegiatan PSHT Cabang Denpasar ini rutin dilakukan setiap tahun dengan lokasi berpindah-pindah.
"Tahun lalu kita menggelar Ponsima atau Pondok Silat Ramadhan di daerah Denpasar Barat, kali ini kita gelar di Denpasar Timur, bergantian tempatnya setiap tahun. Lewat kegiatan ini kita berusaha menanamkan rasa ketakwaan kita agar semakin tinggi kepada Tuhan Yang Maha Esa," jelas pria yang biasa dipanggil Mas Narto di kalangan keluarga PSHT.
Selain latihan silat bersama dan ujian kenaikan sabuk sebelumnya, dalam acara Sabtu malam ini juga ada ikrar kesetiaan terhadap PSHT dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Di acara ini juga ada ikrar janji kesetiaan PSHT Denpasar yang tunduk pada PSHT pusat di Madiun dengan pimpinan Mas Murjoko, juga ada ikrar kesetiaan kepada NKRI, UUD 1945 dan Pancasila,"ujarnya.
Latihan Silat di bulan puasa, sebut Mas Narto, memang dirasa cukup berat. Namun ini bisa menjadi ujian mental sekaligus tolak ukur kekuatan masing-masing anggota PSHT.
"Kami jadi bisa merasakan penderitaan saudara-saudara kami, belajar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Puasa ini ujian bagi kami untuk tetap latihan, namun porsi latihannya dikurangi dan dilakukan setelah sholat taraweh," ujar pria ramah ini.
[pilihan-redaksi2]
Miftachur Rohman sebagai Warga Tingkat I dan Pengurus PSHT Denpasar menambahkan, PSHT tidak memandang perbedaan, dalam artian siapapun boleh berlatih silat tanpa memandang ras, suku, agama, atau golongan.
"Intinya kita PSHT Denpasar bukan sekadar olah fisik, tapi juga untuk menggembleng siswa dalam hal ilmu silat, juga kita bina keesaan rohaninya, nantinya setelah resmi jadi warga kita (PSHT), bukan cuma bisa silat tapi juga sudah tergembeleng rohaninya, karena di PSHT manusia diajarkan berbudi luhur tahu benar dan salah," ujar Rohman.
Meski bertema latihan Silat Ramadhan, namun kegiatan ini juga diikuti pesilat dari agama Kristen dan Hindu. Salah satunya Ni Ketut Warsandi, perempuan Bali kelahiran Palembang yang kini tengah kuliah di Universitas Mahasaraswati Denpasar.
"Di PSHT tidak melihat perbedaan, meski berasal dari agama Hindu, Budha, Kristen, Islam, ketika dibawah PSHT bakal dianggap setara, sama, sangat tinggi persaudaraannya. Selain mendapat banyak saudara, manfaat lainnya adalah sehat karena disini kita pasti ada olah raga dan latihan agar tetap kuat," ujarnya.[bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8161 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5679 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2401 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026