Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Jembatan Roboh di Tabanan Dapat Santunan Rp 15 Juta Per Orang
Sabtu, 25 Mei 2019,
09:59 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Keluarga I Made Budi dan Ketut Sudana korban tertimbun jembatan di Banjar Puseh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Tabanan mendapat santunan bencana dari Pemerintah Provinsi Bali di Kantor Bupati Tabanan pada Kamis, (23/5).
[pilihan-redaksi]
Santunan diberikan per-orang sebesar Rp 15 juta. Nantinya santunan tersebut akan digunakan keluarga untuk biaya sekolah. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika mengatakan santunan bencana dua korban ini berasal dari Pemerintah Provinsi Bali.
Santunan diberikan per-orang sebesar Rp 15 juta. Nantinya santunan tersebut akan digunakan keluarga untuk biaya sekolah. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika mengatakan santunan bencana dua korban ini berasal dari Pemerintah Provinsi Bali.
Lalu Pemerintah Provinsi Bali menugaskan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi I Made Rentin untuk menyerahkan ke Kabupaten Tabanan. "Penyerahan santunan hari Kamis, ahli waris korban yang ke Kantor Bupati Tabanan," ujarnya, Jumat (24/5).
Dikatakan dalam penyerahan santunan tersebut turut pula disaksikan oleh Sekda Tabanan I Gede Susila, Pj Perbekel Desa Perean I Wayan Tumpul Kasubid BPBD Provinsi dan staf dari BPBD Tabanan. "Ahli waris korban yang datang keluarganya, ada istri dan anaknya serta didampingi Kelian Dinas Banjar Puseh," jelas Trisna.
[pilihan-redaksi2]
Ia menjelaskan santunan tersebut didapat usai kejadian Kelian Dinas Banjar Puseh melaporkan kejadian lewat BPBD Tabanan. Dimana BPBD Tabanan meneruskan surat tersebut ke BPBD Provinsi Bali sehari pasca kejadian. "Jadi waktu itu kami langsung setorkan ke provinsi sehari pasca kejadian agar mendapatkan santunan," tegasnya.
Ia menjelaskan santunan tersebut didapat usai kejadian Kelian Dinas Banjar Puseh melaporkan kejadian lewat BPBD Tabanan. Dimana BPBD Tabanan meneruskan surat tersebut ke BPBD Provinsi Bali sehari pasca kejadian. "Jadi waktu itu kami langsung setorkan ke provinsi sehari pasca kejadian agar mendapatkan santunan," tegasnya.
Diakui Trisna santunan bencana ini tahun 2019 meningkat. Dimana tahun sebelumnya 2018 hanya memperoleh Rp 10 juta, kini tahun 2019 meningkat Rp 5 juta menjadi 15 juta. "Rencana dari keluarga korban santunan yang diberikan oleh pemerintah digunakan untuk biaya sekolah," tandasnya.
Seperti berita sebelumnya dua krama Subak Palian tewas saat kerja bakti di Jembatan Banjar Puseh dengan Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti Tabanan. Mereka adalah I Made Budi dan I Ketut Sudana tewas terurug jembatan pada Selasa, 7 Mei 2019. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4524 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026