Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Koster Soroti Persoalan Jam Kerja karyawan dan Kewajiban untuk Ikut Kegiatan Adat
Selasa, 28 Mei 2019,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster menyoroti masalah jam kerja dan kewajiban untuk turut kegiatan adat istiadat yang masih sangat kental di Bali.
[pilihan-redaksi]
“Kita akan petakan minimum kerja karyawan per minggu yang ideal. Sehingga jika ada kegiatan-kegiatan adat bisa dikompensasi di hari lain. Jadi tidak mengurangi jam kerja dan kinerja yang bersangkutan kepada perusahaan,” jelas Koster saat Gubernur Koster menerima audensi perwakilan DPD Konfederasi Serikat pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar pada Selasa (28/5) pagi.
“Kita akan petakan minimum kerja karyawan per minggu yang ideal. Sehingga jika ada kegiatan-kegiatan adat bisa dikompensasi di hari lain. Jadi tidak mengurangi jam kerja dan kinerja yang bersangkutan kepada perusahaan,” jelas Koster saat Gubernur Koster menerima audensi perwakilan DPD Konfederasi Serikat pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar pada Selasa (28/5) pagi.
Ia kembali menunjukan komitmen serta keberpihakannya terhadap perlindungan dan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal Bali. Sejak awal sektor ketenagakerjaan merupakan salah satu prioritasnya dalam berbagai program sebagai pendukung visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ menuju Bali Era Baru.
“Saya memprioritaskan untuk membangun sistem, dari hulu hingga hilir, secara menyeluruh dan tidak parsial untuk sektor ketenagakerjaan ini,” kata Koster.
Program dan kebijakan itu menurut Gubernur Koster, dituangkan dalam Peraturan Gubernur atau Pergub yang sedang dirancang. Pergub tersebut, ke depannya akan menjadi pegangan sektor ketenagakerjaan, khususnya untuk mendukung dan melindungi tenaga kerja lokal Bali.
“Semuanya akan dibenahi dan ditata, mulai dari sistem rekrutmen, peningkatan kompetensi dan daya saing serta kemampuan manajerialnya,” papar Koster.
Koster juga menyampaikan, ke depan peningkatan daya saing ini harus benar-benar diperhatikan agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dengan tenaga kerja luar yang datang ke Bali.
“Keahlian dan keterampilan harus terus ditingkatkan, harus ada diklat (Pendidikan dan Pelatihan, red) yang bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk menciptakan armada kerja yang siap dan kompeten,” imbuhnya.
Dirinya juga membuka diri untuk masukan-masukan dari asosiasi serta serikat pekerja untuk menyempurnakan regulasi yangs sedang digarap.
Sementara itu, Ketua DPD K-SPSI Bali Made Madra menyampaikan berbagai masukan terkait sektor tenaga kerja di Bali. Salah satunya terkait pekerja kontrak dan outsourcing agar mendapatkan pengakuan yang lebih layak.
[pilihan-redaksi2]
“Mudah-mudahan ada kebijakan yang bisa memperjuangkan hal tersebut,” harapnya.
“Mudah-mudahan ada kebijakan yang bisa memperjuangkan hal tersebut,” harapnya.
Di lain pihak, Madra yang berkecimpung di usaha pariwisata mengaku sangat mengapresiasi berbagaibterobosan Pemprov Bali. Salah satunya terkait pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai, yang disebutnya sangat berdampak bagi ‘wajah’ pariwisata Bali secara umum.
“Kebijakan tersebut saya pantau sendiri di lapangan sangat berdampak pada kebersihan di kawasan-kawasan wisata. Pantai jadi lebih bersih dan lebih nyaman bagi wisatawan,” jelasnya. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026