Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
KSOP Benoa Tunda Keberangkatan Kapal Pemudik Tujuan Bima Selama 3 Jam
Sabtu, 1 Juni 2019,
17:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Benoa, Agustinus Maun, mengambil tindakan tegas dengan menunda keberangkatan kapal Pelni yang mengangkut pemudik tujuan Bima. Penundaan keberangkatan selama 3 jam ini bertujuan untuk keselamatan penumpang.
[pilihan-redaksi]
Kapal Pelni yang ditunda keberangkatannya adalah KM Lawit yang hendak berangkat dari Pelabuhan Benoa dengan tujuan ke Bima. Penundaan dilakukan selama 3 jam, sambil menunggu pihak penanggung jawab kapal memenuhi persyaratan alat keselamatan penumpang yang dirasa masih kurang.
"Kapal yang memberangkatkan penumpang harus benar-benar memenuhi persyaratan kelaikan. KM Lawit ternyata kapasitas alat penolong penumpang yang ada di atas kapal kurang sehingga sempat kami tunda keberangkatannya. Kami berupaya bersama pihak PT Pelni untuk memenuhi persyaratan dengan menambah kapasitas alat penolong agar sesuai dengan jumlah penumpang yang ada di kapal," ujarnya.
Setelah sempat ditunda keberangkatannya selama 3 jam, kapal KM Lawit tujuan Bima ini kemudian diijinkan untuk berangkat dari pelabuhan Benoa Denpasar.
"Setelah jumlah alat penolong penumpang jumlahnya mencukupi, kami kemudian ijinkan kapal KM Lawit berangkat ke Bima pulul 11 54 kemarin. Ini sesuai dengan semangat Kementerian Perhubungan yang mengutamakan keselamatan dan keamanan pelayaran," ujar Agustinus, di Posko Angkutan Lebaran Benoa, Denpasar, Sabtu (1/6/2019).
Siapkan 5 Buah Kapal
Untuk angkutan Lebaran tahun ini di Pelabuhan Benoa, PT Pelni menyiapkan 5 buah kapal yang masing-masing berkapasitas 1.000 orang penumpang. Semua kapal ini sudah melalui pengecekan kelayakan dan dinyatakan sudah layak berlayar.
[pilihan-redaksi2]
"Tahun ini puncak mudik di Benoa H-4 kemarin dengan jumlah 835 penumpang tujuan ke timur Indonesia. Terjadi penurunan penumpang dibanding hari yang sama tahun lalu karena pada H-8 sudah ada KM Lawit yang sudah memberangkatkan 900 orang penumpang. Dengan jadwal yang berdekatan penumpang pulang lebih cepat daripada pulang mendekati masa Lebaran," jelasnya.
Pemudik dari Benoa paling banyak tujuan Bima NTB. Pemudik tahun ini, kata Agustinus, lebih banyak memilih angkutan laut lewat pelabuhan Benoa mengingat harga tiket pesawat yang naik signifikan.
"Banyak yang memilih moda angkutan laut untuk mudik karena tingginya harga tiket pesawat udara," ujarnya sambil menjelasnya Posko Angkutan Lebaran di pelabuhan Benoa akan dibuka hingga 21 Juni mendatang. [bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 629 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 593 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 443 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 430 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026