Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Idul Fitri, Warga Kampung Saren Jawa di Karangasem Gelar Tradisi Megibung
Rabu, 5 Juni 2019,
14:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Megibung atau makan bersama dalam satu wadah merupakan satu dari sekian banyak tradisi yang ada di Kabupaten Karangasem.
[pilihan-redaksi]
Biasanya, tradisi megibung ini dilaksanakan ketika ada upacara adat seperti upacara pernikahan dan upacara pengabenan. Megibung juga identik dengan hidangan sate dan lawar yang dipergunkan sebagai lauknya.
Biasanya, tradisi megibung ini dilaksanakan ketika ada upacara adat seperti upacara pernikahan dan upacara pengabenan. Megibung juga identik dengan hidangan sate dan lawar yang dipergunkan sebagai lauknya.
Khusus dihari raya Idul Fitri ini, warga Kampung Saren Jawa, Desa Budakeling, Bebandem, Karangasem rupanya juga menjalankan tradisi megibung yang berlangsung Rabu (05/06/2019) siang di Masjid Jami' Nurul Hayat.
Juaini Bakri salah seorang Penghulu Kampung Saren Jawa ketika ditemui usai Megibung bersama ratusan warga lainnya mengatakan bahwa, tradisi ini memang dilaksanakan secara turun temurun semenjak Muslim ada di kampung Saren ini.
"Tidak hanya Idul Fitri, setiap hari raya keagaman kami juga melaksanakan tradisi megibung ini," kata Juaini Bakri.
[pilihan-redaksi2]
Megibung versi warga Kampung Sarem ini hampir sama dengan tradisi megibung pada umumnya, bahkan untuk lauknya juga membuat sate dari daging sapi dengan bumbu genap ala sate Bali.
Megibung versi warga Kampung Sarem ini hampir sama dengan tradisi megibung pada umumnya, bahkan untuk lauknya juga membuat sate dari daging sapi dengan bumbu genap ala sate Bali.
Hanya saja tidak ada hidangan lawarnya melainkan diganti dengan hidangan lainnya seperti Rendang dan Opor. Selain itu, proses memasaknya juga dilakukan di masing masing rumah warga, dimana setelah matang kemudian dibawa ke masjid yang nantinya akan dimakan bersama - sama.
"Makanannya dimasak dan dibawa dari rumah masing - masing, kemudian dibawa ke Masjid dengan harapan nantinya bisa dimakan bersama dan tidak harus makan yang dibawa sendiri karena ada unsur sodakohnya," imbuh Bakri. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026