Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
Kasus Penipuan di Medsos Catut Nama Polwan Cantik Mengaku Bertugas di Polda Bali
Minggu, 9 Juni 2019,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Hati-hati bila anda melihat akun Facebook memasang foto anggota Polwan Briptu Octaviani Dwi Mahmud, mengaku bertugas di Bidang Humas Polda Bali.
[pilihan-redaksi]
Foto Polwan cantik itu sengaja dipasang atau dicatut pelaku penipuan untuk modus menjalankan bisnis jual beli motor. Aksi penipuan ini sudah merugikan belasan korbannya di Bali dan di wilayah Indonesia.
Foto Polwan cantik itu sengaja dipasang atau dicatut pelaku penipuan untuk modus menjalankan bisnis jual beli motor. Aksi penipuan ini sudah merugikan belasan korbannya di Bali dan di wilayah Indonesia.
Dalam aksinya, pelaku membuat dua akun Facebook dengan memasang foto profil Briptu Octaviani Dwi Mahmud. Di akun tersebut, pelaku mengaku memiliki showroom di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar.
“Briptu Octaviani memang benar polwan yang bertugas di Polda Sulawesi Utara. Namun fotonya dimanfaatkan pelaku untuk melakukan penipuan, yang seakan-akan Briptu Octaviani tugas di Polda Bali dan menjual sepeda motor murah di media sosial,” kata sumber petugas, Minggu (9/6).
Sumber tersebut mengatakan, salah satu korban yang nyaris ditipu berinisial ND. Pelaku yang mengaku sebagai Briptu Octaviani menawarkan sepeda motor Kawasaki KLX warna hitam dengan harga Rp7 juta di toko online. “Korban akhirnya tertarik dan berminat membelinya,” imbuh sumber.
Namun setelah akun facebook pelaku dibuka, korban ND menaruh curiga lantaran tidak ada status yang diperbaharui dan harga sepeda motor di bawah pasaran. Kecurigaan ND kian bertambah saat pelaku mengirimkan foto KTA (Kartu Tanda Anggota) dan KTP dan mengaku sedang berada di Yogyakarta.
“ND lantas menghubungi kakaknya yang bertugas di Polresta Denpasar untuk mengecek orang tersebut dengan mengirimkan foto KTA dan KTP atas nama Briptu Octaviani,” katanya.
Namun setelah dicek, tidak ada polwan Polda Bali yang namanya sesuai identitas yang di KTA maupun KTP. Menurut kakak korban, KTA-nya palsu dan jumlah NRP-nya tidak sesuai aturan Polri.
[pilihan-redaksi2]
“Ada korbannya dari luar Bali daerah Jawa Tengah mengalami kerugian jutaan rupiah. Korban pun mentransfer uang Rp 9 juta ke rekening BCA sesuai permintaan pelaku untuk uang muka (DP) pembayaran motor Yamaha N-Max. Sampai saat ini, motor tersebut tidak kunjung tiba dan saat dihubungi Hp pelaku sudah tidak aktif,” tegasnya.
“Ada korbannya dari luar Bali daerah Jawa Tengah mengalami kerugian jutaan rupiah. Korban pun mentransfer uang Rp 9 juta ke rekening BCA sesuai permintaan pelaku untuk uang muka (DP) pembayaran motor Yamaha N-Max. Sampai saat ini, motor tersebut tidak kunjung tiba dan saat dihubungi Hp pelaku sudah tidak aktif,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja mengaku tidak ada nama Polwan Briptu Octaviani di Polda Bali. Dia mengimbau agar masyarakat berhati-hati dengan modus penipuan seperti itu. “Hati-hati modus penipuan. Terlebih barang yang dijual sangat murah dan di bawah pasaran,” ujarnya Minggu (9/6). (bbn/Spy/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 502 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 396 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 387 Kali
04
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026