Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 7 Mei 2026
Susi Pudjiastuti Pastikan Hadir di Rakornas KMHDI di Palangkaraya
Rabu, 3 Juli 2019,
18:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima pengurus Pimpinan Pusat KMHDI 2018-2020 di Kompleks Perumahan Menteri Widya Candra 1 Juli 2019.
[pilihan-redaksi]
Dalam pertemuan tersebut Susi Pudjiastuti mengkonfirmasi kehadirannya sebagai narasumber dalam acara Pembukaan Rakornas XIV KMHDI yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus di Palangkaraya. Selain undangan tersebut, KMHDI juga mendiskusikan beberapa permasalahan bangsa khususnya korelasi milennial dengan potensi laut Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut Susi Pudjiastuti mengkonfirmasi kehadirannya sebagai narasumber dalam acara Pembukaan Rakornas XIV KMHDI yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus di Palangkaraya. Selain undangan tersebut, KMHDI juga mendiskusikan beberapa permasalahan bangsa khususnya korelasi milennial dengan potensi laut Indonesia.
"64,97% wilayah Indonesia adalah laut, menjadikan Indonesia memiliki potensi laut yang luar biasa tanpa harus dieksploitasi berlebihan," ungkap Ketua Presidium Pimpinan Pusat KMHDI I Kadek Andre Nuaba di Jln. Widya Candra V Jakarta.
Salah satunya permasalahan populis Laut China Selatan yang selalu menjadi sorotan media, namun belum bisa dipahami secara komperhensif oleh kaum millennial saat ini.
"Anak muda harus lebih sering membicarakan permasalahan dan potensi laut Indonesia, turut mengkampanyekan kedaulatan Indonesia atas lautnya sendiri adalah bentuk nasionalisme juga," sambungnya.
Terkait dengan permasalahan yang kerap terjadu di wilayah Laut China Selatan, KMHDI mendorong Indonesia sebagai salah satu founding father terbentuknya ASEAN untuk segera membentuk kesepakatan wilayah ZEE dengan Vitenam.
[pilihan-redaksi2]
"Meskipun ASEAN menganut prinsip non intervensi, tapi Indonesia punya bargaining power yang besar untuk menjadi pionir dalan menyelesaikan masalah perbatasan," sambung Andre.
"Meskipun ASEAN menganut prinsip non intervensi, tapi Indonesia punya bargaining power yang besar untuk menjadi pionir dalan menyelesaikan masalah perbatasan," sambung Andre.
Menerima pengurus Pimpinan Pusat KMHDI, Menteri Susi Pudjiastuti mengapresiasi ide dan gagasan KMHDI yang disampaikan termasuk rencana kegiatannya di Palangkaraya.
"Kita menyambut baik kehadiran gagasan KMHDI sebagai organisasi pengkaderan, dan siap hadir berbagi pengetahuan dalam kegiatan Rakornas XIV KMHDI di Palangkaraya nanti," tutupnya. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 660 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 616 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 461 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 446 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026