Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Susi Pudjiastuti Pastikan Hadir di Rakornas KMHDI di Palangkaraya
Rabu, 3 Juli 2019,
18:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima pengurus Pimpinan Pusat KMHDI 2018-2020 di Kompleks Perumahan Menteri Widya Candra 1 Juli 2019.
[pilihan-redaksi]
Dalam pertemuan tersebut Susi Pudjiastuti mengkonfirmasi kehadirannya sebagai narasumber dalam acara Pembukaan Rakornas XIV KMHDI yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus di Palangkaraya. Selain undangan tersebut, KMHDI juga mendiskusikan beberapa permasalahan bangsa khususnya korelasi milennial dengan potensi laut Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut Susi Pudjiastuti mengkonfirmasi kehadirannya sebagai narasumber dalam acara Pembukaan Rakornas XIV KMHDI yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus di Palangkaraya. Selain undangan tersebut, KMHDI juga mendiskusikan beberapa permasalahan bangsa khususnya korelasi milennial dengan potensi laut Indonesia.
"64,97% wilayah Indonesia adalah laut, menjadikan Indonesia memiliki potensi laut yang luar biasa tanpa harus dieksploitasi berlebihan," ungkap Ketua Presidium Pimpinan Pusat KMHDI I Kadek Andre Nuaba di Jln. Widya Candra V Jakarta.
Salah satunya permasalahan populis Laut China Selatan yang selalu menjadi sorotan media, namun belum bisa dipahami secara komperhensif oleh kaum millennial saat ini.
"Anak muda harus lebih sering membicarakan permasalahan dan potensi laut Indonesia, turut mengkampanyekan kedaulatan Indonesia atas lautnya sendiri adalah bentuk nasionalisme juga," sambungnya.
Terkait dengan permasalahan yang kerap terjadu di wilayah Laut China Selatan, KMHDI mendorong Indonesia sebagai salah satu founding father terbentuknya ASEAN untuk segera membentuk kesepakatan wilayah ZEE dengan Vitenam.
[pilihan-redaksi2]
"Meskipun ASEAN menganut prinsip non intervensi, tapi Indonesia punya bargaining power yang besar untuk menjadi pionir dalan menyelesaikan masalah perbatasan," sambung Andre.
"Meskipun ASEAN menganut prinsip non intervensi, tapi Indonesia punya bargaining power yang besar untuk menjadi pionir dalan menyelesaikan masalah perbatasan," sambung Andre.
Menerima pengurus Pimpinan Pusat KMHDI, Menteri Susi Pudjiastuti mengapresiasi ide dan gagasan KMHDI yang disampaikan termasuk rencana kegiatannya di Palangkaraya.
"Kita menyambut baik kehadiran gagasan KMHDI sebagai organisasi pengkaderan, dan siap hadir berbagi pengetahuan dalam kegiatan Rakornas XIV KMHDI di Palangkaraya nanti," tutupnya. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7745 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026