Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 7 Mei 2026
Pencurian Sapi di Selemadeg Barat, Tabanan Resahkan Warga
Selasa, 9 Juli 2019,
07:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Warga yang tinggal di wilayah Desa Antap dan beberapa desa lain di Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan resah karena sejumlah sapi milik warga hilang. Polisi pun sudah melakukan lidik namun hingga kini pelaku yang diduga berkelompok tersebut belum dapat dibekuk.
[pilihan-redaksi]
Menurut informasi yang diperoleh sudah ada enam sapi yang hilang dari dua bulan lalu di tempat berbeda. Ada yang hilang di kandang dan hilang di tegalan saat dilepas mencari makan. Sapi yang hilang juga bervariasi ada yang masih godel dan setengah dewasa.
Menurut informasi yang diperoleh sudah ada enam sapi yang hilang dari dua bulan lalu di tempat berbeda. Ada yang hilang di kandang dan hilang di tegalan saat dilepas mencari makan. Sapi yang hilang juga bervariasi ada yang masih godel dan setengah dewasa.
Menurut mantan Perbekel Antap, I Ketut Wastika ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Setahu dia sudah ada 6 sapi warga yang hilang di banjar berbeda.
"Sapi yang hilang tidak hanya di Desa Antap saja, di Desa Selabih Kecamatan Selemadeg Barat juga ada hilang," ujarnya, Senin (8/7).
Dikatakan warga kehilangan sapi sudah terjadi sejak 2 bulan belakangan ini. Kehilangan terjadi di beberapa Banjar baik yang diletakan di tegalan maupun di kandangnya sendiri yang terbuat dari besi. "Mereka (para pelaku) hanya mengambil sapi usia dewasa saja," katanya.
Dengan kondisi itu, Wastika mengaku kejadian sudah ada yang dilaporkan. Yang terakhir terjadi di pinggir jalan raya dengan jumlah yang hilang tiga ekor. "Sebagian besar hilangnya sapi yang diletakkan di pinggir jalan raya, artinya sekarang di pinggir jalan sudah rawan sekali," ungkapnya.
Akibat hal itu masyarakat sekitar yang sempat mengalami kehilangan merasa resah. Sehingga dia berharap pihak kepolisian segera menemukan pelakunya dan dihukum setimpal dengan perbuatannya.
"Saya juga sempat jadi saksi atas kehilangan salah satu ekor sapi warga. Dan kami berharap polisi segera mendapat petunjuk untuk mengungkap kasus ini," harapnya.
Sementara itu, Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Budi Astawa mengungkapkan sudah menerima dua laporan terkait warga yang kehilangan sapi. Laporan terakhir bulan Mei lalu. "Iya ada, itu tidak hanya terjadi di Selemadeg, tapi sebagian juga ada di Selemadeg barat. Ada dua kali laporan untuk di Polsek Selemadeg itu semua bulan Mei tapi saya tidak hafal datanya,” terangnya.
[pilihan-redaksi2]
Diakui dengan kejadian tersebut pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Bahkan berkoordinasi dengan Polsek Selemadeg Barat, Polres Jembrana Polsek Pekutatan agar segera mendapatkan petunjuk.
Diakui dengan kejadian tersebut pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Bahkan berkoordinasi dengan Polsek Selemadeg Barat, Polres Jembrana Polsek Pekutatan agar segera mendapatkan petunjuk.
"Kami terus lakukan penyelidikan dengan berbagai cara seperti juga menyebar informasi ke masyarakat, tetapi belum ada arah untuk identifikasi pelaku," ujarnya.
Kompol Budi Astawa menduga pelaku saat menjalankan aksinya lebih dari satu orang. Dan saat beraksi sudah terencana serta dipastikan menggunakan kendaraan yang agak besar untuk mengangkut barang curian. "Kalau sendiri ini tidak bisa, pelakunya berkelompok. Dan kami sedang lidik," terangnya. (bbn/tab/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 638 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 602 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 449 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 438 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026