Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 14 Mei 2026
Pemuda Bali Lintas Agama Dukung TNI Polri Tindak Tegas Pelaku Rasisme dan Kerusuhan
Selasa, 3 September 2019,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com, Bangli. Kaum pemuda di Bali yang tergabung dalam Forum Generasi Muda Lintas Agama (Forgimala) Provinsi Bali memberikan dukungan kepada TNI/POLRI untuk bertindak tegas terhadap pelaku rasialisme di Surabaya dan Malang serta pelaku yang membuat kerusuhan di beberapa wilayah Papua.
[pilihan-redaksi]
Meskipun suasana di Papua diberitakan sudah kondusif, namun Forgimala Provinsi Bali di sela-sela pernyataan sikapnya ke Polda Bali dan Kodam IX Udayana, Senin (2/9) menaruhkan harapan besar kepada TNI/POLRI untuk selalu menjaga kedaulatan NKRI.
Meskipun suasana di Papua diberitakan sudah kondusif, namun Forgimala Provinsi Bali di sela-sela pernyataan sikapnya ke Polda Bali dan Kodam IX Udayana, Senin (2/9) menaruhkan harapan besar kepada TNI/POLRI untuk selalu menjaga kedaulatan NKRI.
“Kami juga meminta pemerintah, aparat negara, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh warga negara Indonesia untuk tidak mengucapkan ujaran kebencian, penghinaan terhadap Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA), serta tindakan represif, diskriminatif, ataupun persekusi yang dilakukan di dunia maya terhadap sesama warga negara,” demikian yang disampaikan Ketua Forgimala Provinsi Bali, Putu Hendra Sastrawan, S.Si saat didampingi Humas Forgimala Bali, I Ketut Bagus Arjana Wira Putra.
[pilihan-redaksi2]
Lebih lanjut, kalangan pemuda lintas agama yang terdiri dari Pemuda Kristen, Hindu, Islam, Katolik, Konghucu, Budha, dan didukung oleh Yowana Majelis Desa Adat Provinsi Bali ini berharap NKRI tetap dalam suasana damai dengan menjalankan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
Lebih lanjut, kalangan pemuda lintas agama yang terdiri dari Pemuda Kristen, Hindu, Islam, Katolik, Konghucu, Budha, dan didukung oleh Yowana Majelis Desa Adat Provinsi Bali ini berharap NKRI tetap dalam suasana damai dengan menjalankan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Kami sebagai anak bangsa sangat menyesalkan peristiwa intoleransi yang mengancam kedaulatan, stabilitas, dan keutuhan NKRI seperti yang terjadi di Surabaya dan Malang hingga berdampak di beberapa wilayah Papua, untuk itu agar hal ini tidak terulang lagi kami menghimbau semua warga bangsa Indonesia menjaga situasi yang kondusif,” tegasnya seraya menyuarakan Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama dan ras adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam wadah NKRI dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. (bbn/tra/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1283 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 995 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 823 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 746 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026