Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Arsitek Bali Diminta Aktif Bersuara Jika Ada Bangunan Tidak Sesuai Arsitektur Bali
Selasa, 3 September 2019,
17:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) Bali berharap jajaran pengurus Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali dapat mengembalikan kejayaan arsitek Bali dengan aktif bersuara bila ada bangunan yang tak sesuai dengan kaidah arsitektur Bali.
[pilihan-redaksi]
“Tunjukkan kekuatan IAI karena kita punya tanggung jawab untuk Bali,” ungkapnya sembari mendorong eksistensi para arsitek Bali yang tergabung dalam IAI.
“Tunjukkan kekuatan IAI karena kita punya tanggung jawab untuk Bali,” ungkapnya sembari mendorong eksistensi para arsitek Bali yang tergabung dalam IAI.
Cok Ace berharap, IAI lebih aktif dalam menyuarakan kepentingan arsitektur Bali. Dorongan itu disampaikannya saat menerima jajaran pengurus IAI Bali yang diketuai Kadek Pranajaya, di ruang kerjanya, Selasa (3/9/2019).
Lebih jauh, Cok Ace yang menyelesaikan pendidikan sarjana di jurusan arsitek ini bercerita bahwa di masa kuliah ia begitu bangga dengan keberadaan IAI. “Jaman itu, kita sangat bangga dengan IAI, sampai-sampai nempel stikernya di kendaraan,” ujarnya.
Jaman itu, tambah Cok Ace, orang luar sangat segan dengan arsitek
Sementara itu, Ketua IAI Bali Kadek Pranajaya menyampaikan bahwa saat ini organisasi yang dipimpinnya beranggotakan tak kurang dari 1.000 arsitek. Selama ini, IAI Bali aktif dalam kegiatan pengabdian dengan membantu merancang arsitektur sejumlah bangunan pura. Selain fokus dalam kegiatan pengabdian, IAI Bali juga aktif dalam upaya mencetak arsitek berkualitas.
[pilihan-redaksi2]
Pada bagian lain, Pranajaya juga mengusulkan agar pemerintah daerah menerbitkan aturan tentang lisensi bagi arsitek luar yang berkarya di Bali. “Banyak arsitek luar yang bekerja di sini dengan sangat mudah. Sementara kalau kita bekerja di luar daerah seperti DKI jakarta harus menggandeng arsitek setempat. Kami berharap, pola itu diterapkan pula di Bali,” harapnya.
Pada bagian lain, Pranajaya juga mengusulkan agar pemerintah daerah menerbitkan aturan tentang lisensi bagi arsitek luar yang berkarya di Bali. “Banyak arsitek luar yang bekerja di sini dengan sangat mudah. Sementara kalau kita bekerja di luar daerah seperti DKI jakarta harus menggandeng arsitek setempat. Kami berharap, pola itu diterapkan pula di Bali,” harapnya.
Pranajaya menambahkan, kewajiban arsitek luar untuk memperoleh lisensi itu sangat penting karena tak mudah memahami arsitektur Bali. Dalam kesempatan itu, Pranajaya juga menyampaikan kegiatan IAI Bali yang akan memberikan penghargaan bagi tokoh arsitek, budayawan dan pengelola bangunan yang konsen dalam pelestarian arsitektur Bali. Ini merupakan agenda rutin yang digelar IAI Bali setiap tiga tahun sekali. Acara akan digelar di Grand Bali Beach, 7 September mendatang.(bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8330 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5760 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3605 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2435 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026