Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Rumah Warga di Tabanan Terbakar Karena Lupa Matikan Dupa
Selasa, 10 September 2019,
23:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Rumah milik I Made Sutara, (55) di Banjar Wongaya Kelod, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan pada Selasa (10/9) Mengalami kebakaran.
[pilihan-redaksi]
Akibatnya dapur dan tempat tidur korban hangus. Kebakaran terjadi karena dupa usai mengaturkan canang di pelangkiran lupa dimatikan. Informasi yang dihimpun kebakaran terjadi pukul 08.30 WITA. Kebakaran diketahui oleh pecalang yang sedang bertugas. Kemudian salah satu pecalang mencari Sutara yang sedang melayat ke ke rumah orang meninggal di Banjar Wongaya Bandul, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan.
Akibatnya dapur dan tempat tidur korban hangus. Kebakaran terjadi karena dupa usai mengaturkan canang di pelangkiran lupa dimatikan. Informasi yang dihimpun kebakaran terjadi pukul 08.30 WITA. Kebakaran diketahui oleh pecalang yang sedang bertugas. Kemudian salah satu pecalang mencari Sutara yang sedang melayat ke ke rumah orang meninggal di Banjar Wongaya Bandul, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan.
Sutara pun bergegas pulang dan sampai dirumah mendapati api sudah membakar rumah yang berukuran 5x5 tersebut dan sedang berusaha dimatikan seluruh warga. Selang beberapa menit 2 unit pemadam kebakaran datang membantu memadamkan api. Api sekitar 1 jam baru bisa dipadamkan.
[pilihan-redaksi2]
Kapolsek Penebel AKP Bambang Gede Arta ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi karena dupa yang lupa dipadamkan korban usai membanten (sembahyang). Rumah saat itu dalam kedaan kosong ditinggal melayat ke Desa Wongaya Gede. "Ini karena dupa, karena sebelum melayat korban sempat mebanten," ujarnya.
Kapolsek Penebel AKP Bambang Gede Arta ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi karena dupa yang lupa dipadamkan korban usai membanten (sembahyang). Rumah saat itu dalam kedaan kosong ditinggal melayat ke Desa Wongaya Gede. "Ini karena dupa, karena sebelum melayat korban sempat mebanten," ujarnya.
Akibat dari kebakaran itu peralatan dapur dan kasur milik korban hangus. Termasuk juga atap dapur korban yang ikut terbakar sehingga kerugian ditotal mencapai Rp 7 juta. "Jadi kalau meninggalkan rumah dipastikan sudah aman jangan sampai ada dupa yang masih menyala," pesannya. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5500 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1127 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026